Smartphone

ZTE Axon 30 5G akan memiliki kamera di bawah layar

Published

on

GwiGwi.com – ZTE pernah dilarang oleh pemerintah AS dan hampir harus menghentikan operasinya di bisnis smartphone. Namun, perusahaan menemukan kesepakatan dengan pemerintahan Trump dan setelah beberapa perubahan dalam kepemimpinannya berhasil kembali ke pasar dan melanjutkan penggunaan teknologi terkait AS. Kita harus mengatakan bahwa perusahaan memiliki comeback yang hebat. Itu adalah salah satu perusahaan China pertama yang menghadirkan smartphone 5G dengan band global, dan tahun lalu membuat namanya sebagai pembuat smartphone pertama yang menghadirkan smartphone yang tersedia secara komersial dengan kamera selfie di bawah layar. Kini, perusahaan sedang mempersiapkan iterasi kedua dari teknologi ini melalui ZTE Axon 30 5G.

Perusahaan telah menggoda generasi kedua dari kamera di bawah layar sejak Februari. Perusahaan bahkan telah mengungkapkan beberapa demo dan prototipe teknologi ini. Awal tahun ini, perusahaan meluncurkan ZTE Axon 30 Pro dan 30 Ultra dan teknologi itu tidak ada di salah satu handset ini. Pasalnya, ZTE memegang teknologi ini untuk penerus ZTE Axon 20 5G, yakni Axon 30 5G. Hari ini, kami memiliki konfirmasi resmi bahwa ZTE Axon 30 5G akan segera hadir dengan kamera UD generasi kedua ini. Perusahaan tidak mengatakan kapan tepatnya, tetapi sumber tidak resmi menunjuk pada pengumuman 22 Juli. Menariknya, presiden ZTE dan Nubia, Ni Fei mengungkapkan ada smartphone baru yang akan datang bulan ini.

ZTE Axon 30 mengemas layar Visionox dengan teknologi yang ditingkatkan

Rupanya, Visionox akan menjadi pemain penting bagi ZTE dengan ZTE Axon 30 5G. Kedua perusahaan dilaporkan telah membuat terobosan dengan pengaturan piksel baru yang memungkinkan kejernihan dan kualitas gambar yang lebih baik. Ini adalah prioritas utama perusahaan China saat membuat generasi kedua dari smartphone-nya. Menurut info dari ZTE mulai Februari, kerapatan piksel di atas kamera akan berlipat ganda dari 200ppi menjadi 400 PPI. Ini akan membuat bagian layar kamera kurang terlihat. Selain itu, kecepatan refresh layar akan naik dari 90 Hz menjadi 120 Hz.

Sayangnya, kami masih belum tahu banyak tentang perangkat keras di dalam ZTE Axon 30 5G. Sementara saudara kandungnya datang dengan Snapdragon 888, kami tidak tahu apakah itu akan menjadi kasus smartphone vanilla. Itu dapat bertahan dengan Snapdragon 870 SoC atau bahkan Snapdragon 780G. Lagi pula, Axon 20 asli bukanlah unggulan dalam hal kinerja. ZTE akan mengulangi strategi ini untuk tidak membuat Axon 30 gila-gilaan mahal. Perangkat ini mungkin dilengkapi dengan setidaknya satu kamera 64MP dan baterai besar dengan teknologi pengisian cepat.

 

Sumber: (1)

Trending

Exit mobile version