Smartphone
ZTE Akan Luncurkan Ponsel RAM 20GB, Axon 30?
GwiGwi.com – Tahun lalu, ZTE menjadi yang pertama meluncurkan smartphone kamera bawah layar. Ya, bisa dibilang teknologi ini belum matang dan ada beberapa bug. Tapi kita harus mengakui bahwa ZTE memimpin dan ini meningkatkan pengakuan merek. Terlebih lagi, ZTE Axon 20 masih menjadi satu-satunya smartphone di dunia dengan teknologi ini. Saat ini, perusahaan sedang mempromosikan smartphone kamera bawah layar generasi kedua – ZTE Axon 30.
ZTE Axon 30 Untuk Mendukung Pengisian Cepat
Hari ini, dugaan ZTE Axon 30 telah mendapat sertifikasi akses jaringan di China. Sertifikasi menunjukkan bahwa protagonis kami akan mendukung pengisian cepat 55W. Dengan demikian, ia akan memiliki pengisian tingkat unggulan.
Adapun kabar sebelumnya, ZTE Axon 30 akan hadir dengan panel display yang disediakan oleh produsen panel ternama dalam negeri Visionox. Ketika kamera depan di bawah layar tidak digunakan, pada dasarnya tidak terlihat.
Bahkan, beberapa bulan yang lalu, para eksekutif ZTE menunjukkan jepretan nyata dari mesin rekayasa. Dilihat dari gambarnya, generasi baru teknologi kamera bawah layar ZTE sudah matang.
RAM 20GB???
Menariknya lagi, baru-baru ini ZTE sedang membicarakan smartphone dengan RAM 20GB. Dan kami kira ini akan menjadi ZTE Axon 30. Ini cukup logis. Maksud kami dengan kemajuan teknologi, konfigurasi smartphone semakin tinggi. Jadi persaingan konfigurasi masih sengit. Ambil memori sebagai contoh – memori banyak mesin baru telah melebihi banyak laptop pengguna di rumah. Katakanlah, baru-baru ini, Lenovo telah meluncurkan Legion Gaming Phone 2 Pro dengan memori 18GB.
Sekarang, karena ada ponsel dengan RAM 18GB di pasaran, tidak mengherankan jika ponsel dengan RAM 20GB akan segera hadir. Tetapi ZTE mungkin menggunakan teknologi baru daripada perangkat keras. Itu dapat menggunakan teknologi ekspansi memori yang telah dilakukan banyak produsen. Sebelumnya, Huawei, OPPO, VIVO, dan Xiaomi sudah lebih dulu memperkenalkan teknologi serupa. Bahkan, ketika memori tidak mencukupi, sebagian dari penyimpanan digunakan untuk “sementara” mengganti memori.
Dari situasi saat ini, kapasitas memori awal model mainstream mencapai 8GB, dan 12GB umumnya tersedia untuk model kelas atas. RAM 16GB dan RAM 18GB telah muncul di masing-masing ponsel gaming. Dalam hal ini, masih belum ada telepon 20GB.
Sudah setahun ZTE menunjukkan ototnya. Namun, kekurangan ZTE saat ini bukanlah teknologinya, melainkan pengaruh dan pengakuan merek. Itu sebabnya harus dipikirkan bagaimana keluar dari bayang-bayang dan kembali ke merek mainstream lagi.
Sumber: (1)