Travel
Tips Puasa saat di Jepang
GwiGwi.com – Ada yang penasaran, bagaimana rasanya melewatkan ramadhan di Jepang tahun 2018 ini? Saat berpuasa di Jepang, kamu ditantang untuk tetap beraktivitas seperti biasa tanpa ditemani suara adzan magrib yang berkumandang dari masjid.
Atau, saat teman-teman di Indonesia asik membanjiri feed Instagram dengan foto ngabuburit, kamu harus gigit jari karena belum balik dari kerja. Yup, saya ada kabar buruk buatmu. Karena kamu nggak akan dapat perlakukan istimewa saat bekerja di Jepang.
Meski begitu, melewatkan ramadhan di Jepang bisa jadi pengalaman tak terlupakan, lho. Bagaimana ya rasanya menjadi minoritas dan tetap berpuasa di negara non-muslim? Lalu, salat tarawih dan idul fitrinya di mana dong? Tenang, kami telah merangkum tips melewatkan ramadhan di Jepang agar tetap khusyuk dan produktif. Buat minasan yang tengah bekerja, business trip atau wisata di Jepang, bisa mencoba tips di bawah ini.
- Perbanyak Minum saat Sahur
Ternyata, pilihan menu untuk sahur bisa jadi penentu kualitas dalam berpuasa, lho. Kalau minasan memilih menu yang salah, maka siap-siap loyo di tengah-tengah puasa. Apalagi, kamu harus melewati puasa super panjang di Jepang.
- Persiapkan Menu Sahur pada Malam Sebelumnya
Nah, tips ini berlaku buat minasna yang numpang mampir puasa di Jepang, nih. Berbeda jauh dengan di Indonesia, tak banyak restoran yang buka saat sahur. Mau tak mau, kamu harus mempersiapkan menu sahur pada malam sebelumnya. Seperti membeli buah-buahan, roti atau makanan yang bisa dihangatkan di microwave. Biasanya, ada beberapa penginapan yang memiliki fasilitas microwave di dapur.
- Bawa Bekal untuk Berbuka
Pasti seru ya ngabuburit dan buka puasa bareng-bareng dengan teman di Jepang! Eits, namun apa daya kamu masih terjebak di kantor dengan tumpukan pekerjaan yang menggunung. Impian untuk buka bareng pun pupus sudah.
Jika kondisi ini tengah terjadi padamu, solusinya adalah bawa bekal untuk buka puasa. Terpenting, kamu bisa membatalkan puasa terlebih dahulu dengan segelas air dan roti. Atau bisa juga dengan membawa makanan ringan lain yang bisa dipakai untuk membatalkan puasa.
Sekali seumur hidup, sepertinya seru juga melewarkan lebaran di Jepang. Sudah banyak kok keluarga yang sengaja terbang ke Jepang untuk menghabiskan lebaran di sana. Tak perlu khawatir, kamu tetap bisa sallat Idul Fitri di masjid atau kedubes Indonesia kok.
Mungkin kamu nggak bisa lebaran bareng dengan keluarga besar di Indonesia. Namun, kamu bisa mendapatkan keluarga baru di Jepang. Ini dia beberapa tips melewatkan Ramadhan di Jepang. Meski banyak tantangannya, kamu tetap bisa puasa dengan khusyuk dan tetap produktif di Jepang.