News
Terahaku, layanan ‘Airbnb-nya’ khusus nginap di kuil-kuil Jepang
GwiGwi.com – Sudah sejak lama beberapa kuil – kuil Buddha di seluruh Jepang menawarkan akomodasi untuk para turis yang tertarik dengan estetika dan gaya hidup tradisional para penganut buddhisme.
Akan tetapi, gaya hidup tradisional yang samalah yang membuat para penganut buddhisme yang hidup di kuil ini susah dicari dan berkomunikasi dengan orang lain yang sekarang hidup di era informasi. Hal ini juga merupakan sesuatu yang menyusahkan kuil-kuil tersebut karena hukum di Jepang memang membuat institusi religius sebagai akomodasi komersil agak menyusahkan. Namun dengan munculnya layanan seperti Airbnb, ada dorongan besar untuk merubah peraturan ini dan hasilnya adalah Hukum Bisnis Penginapan yang akan berlaku mulai 15 Juni nanti.
Hukum baru ini akan memberikan kuil-kuil kebebasan lebih dalam menawarkan tempat mereka untung tamu yang membayar dan untuk mendukung peraturan baru ini, sebuah layanan baru bernama Terahaku akan mulai beroperasi bulan Juni ini.
Terahaku adalah layanan pencarian dan reservasi online yang khusus dibuat untuk kuil-kuil di seluruh Jepang. Dengan memakai layanan ini, para turis bisa dengan mudah menemukan, melihat dan melakukan reservasi di kuil-kuil yang ada di dekat lokasi mereka melalui smartphone ataupun computer. Turis dari luar Jepang pun tak perlu khawatir karena Terahaku nantinya akan bekerja sama dengan layanan popular seperti Booking.com dan Airbnb untuk dukungan Bahasa asing dan kenyamanan.
Hal ini adalah sebuah ide yang sangat bagus untuk para turis karena kuil-kuil menggabungkan suasana tradisional Jepang dengan kegiatan unik seperti menulis Sutra dalam bahasa Jepang mereka sendiri dan membuat karya seni sendiri agar liburan di Jepang menjadi semakin berkesan. Tak hanya itu, dengan meningkatnya jumlah kunjungan turis ke kuil-kuil tersebut baik dari turis lokal maupun mancangeara akan membantu merevitalisasi daerah-daerah terpencil yang sangat membutuhkan dorongan kegiatan ekonomi.
Dengan semakin dekatnya peluncuran Terahaku, tim Terahaku sedang menyusun daftar kuil-kuil yang menawarkan tempat mereka. Tim Terahaku mengharapkan setidaknya ada 100 lokasi yang tersedia saat Terahaku diluncurkan termasuk Mii-dera, kuil terbesar ke empat di Jepang (dulunya dikenal dengan nama Onjo-jii) yang sangat indah dan banyak memiliki sejarah, yang terletak di dekat danau Biwa-ko. Di dalam sejarah Jepang, kuil-kuil tersebut bisa bertahan dengan cara beradaptasi mulai dari menjadi sekolah sampai rumah sakit kejiwaan. Kalau layanan seperti Terahaku terus berkembang, mungkin kita akan menyaksikan evolusi baru dari kuil2 tersebut saat mereka semakin terkenal dan menjadi simbol keramahtamahan.