News
Taira no Masakado: Si Hantu Kepala
Samurai pertama yang lugu, setia dan cinta damai, namun dia dipaksa berperang untuk mempertahankan wilayah dan kehormatannya. Seorang samurai yang dikagumi oleh Miyamoto Musashi dan Minamoto no Yoritomo.
Berikut ini adalah sejarah singkat.
Sejarah Jepang mencatat Masakado sebagai Samurai yang berusaha berjalan
di hukum kekaisaran, namun keadaan memaksa dia melakukan pembelaan diri
hingga memunculkan perang antar klan dan akhirnya dalam suatu peristiwa
dia dituduh sebagai pemberontak.
903-940 Taira no Masakado lahir dan dibesarkan di Jepang timur Setelah memimpin dengan asumsi kontrol dari delapan provinsi di Kanto utara. Persoalan kian rumit saat orang-orang mengangkat Masakado sebagai Kaisar baru sehingga istana kekaisaran pun gempar dan langsung turun tangan.
Dua bulan kemudian tahun 939-940, Peperang dengan pemerintah pusat Kyoto terjadi dan dikenal sebagai perang paling dramatis, karena bertepatan dengan gempa bumi, gerhana bulan, pemberontakan di utara, dan serangan bajak laut. Perang itu berakhir dengan kematian Masakado. Kepalanya dipisah dari tubuh dan diarak ke Kyoto, sebagai peringatan bagi calon pemberontak lainnya.
Anehnya, kepala Masakado itu tidak membusuk. Tiga bulan kemudian,
itu masih tampak segar dan hidup, meskipun mata telah menjadi lebih galak
dan mulut telah terpelintir menjadi seringai mengerikan.
Suatu malam, kepala mulai menyala, dan terbang mencari tubuhnya melintasi langit Kyoto dan mendarat di sebuah desa. Karena ketakutan, penduduk desa pun membersihkan kepalanya dan menguburnya. Desa itulah yang sekarang adalah wilayah Tokyo.
Sepuluh tahun setelah kepala dikuburkan, peristiwa buruk menimpa orang-orang yang berkaitan dengan kematian Masakado, bukan hanya para bangsawan, rakyat jelata pun termakan oleh cerita bahwa Masakado setan dari langit. jika ada wabah penyakit, dikatakan itu kutukan Masakado. Jika terjadi bencana alam, juga disebut kutukan Masakado. Jadi pada masa tersebut semua orang hidup ketakutan.
Makam tempat kepala Masakado dikubur terkenal angker dan dikutuk. Ini terbukti dengan gagalnya setiap percobaan untuk memindahkan makam ini. Karena gempa besar yang merusak sebagian besar kota pada tahun 1923, pemerintah mencoba memindahkan makam ini untuk dibangun menjadi kantor tapi nggak berhasil karena satu beberapa kejadian. Seramnya lagi, dalam waktu dua tahun setelah percobaan itu, 14 orang pekerja hilang atau meninggal dunia karena kejadian
misterius. Si Menteri Keuangan yang merencanakan pemindahan itu pun meninggal tersambar petir.
Nggak cuma itu, ketika Amerika Serikat mengambil alih wilayah Jepang pada Perang Dunia II, tentara Amerika Serikat berencana membongkar makam ini untuk dijadikan pangkalan tentara Amerika. Lagi-lagi banyak kejadian aneh terjadi, salah satunya adalah bulldozer yang terbalik dan menewaskan pengemudinya. Makanya, hingga sekarang makam Masakado masih bisa kita temui di Tokyo. waaah, serem juga yak!