Berita Anime & Manga
Shueisha Membantah Keterlibatan dalam Penghapusan Hak Cipta di Twitter Baru-baru Ini
GwiGwi.com – Mulai Kamis pekan lalu, Twitter mengunci banyak akun dan menghapus gambar yang diunggah sebagai tanggapan atas klaim hak cipta yang diduga atas nama penerbit manga Jepang Shueisha. Banyak gambar yang dihapus terkait dengan properti Shueisha, khususnya untuk manga One Piece dan Dragon Ball Super, dan termasuk karya penggemar dan foto cosplay.
Melaui ANN pada hari Rabu bahwa Shueisha membatah penghapusan hak cipta tidak berasal dari Shueisha, tetapi dari pihak ketiga yang menggunakan nama perusahaan tanpa izin. Shueisha membantah terlibat dalam penghapusan tersebut. Shueisha juga mengeluarkan pernyataan tentang situs web MANGA Plus pada hari Kamis, mengatakan bahwa hal itu telah “salah diartikan secara salah oleh individu” yang mengirimkan klaim hak cipta, dan saat ini sedang menyelidiki dengan platform media sosial untuk memutuskan tindakan yang diambil.
Pada hari Senin, pengguna Twitter @newworldartur memposting dokumen yang menuduh Shueisha tidak membuat klaim hak cipta, tetapi pihak ketiga yang seharusnya menggunakan nama Shueish auntuk melecehkan orang lain. Postingan @newworldartur mengidentifikasi nomor telepon dan nomor fax dalam dokumen klaim sebagai milik Kadokawa bukan Shueisha seperti yang terdaftar.
THE FULL TRUTH ON THE SHUEISHA COPYRIGHT HOAX
Spread for awareness. Read the document here-> https://t.co/GX8wcQMZxn pic.twitter.com/9k1vyyodTw
— Artur – Library of Ohara (@newworldartur) January 10, 2021
Postingan @newworldartur lebih lanjut mengklaim mengidentifikasi pengguna yang mengirim klaim dengan cara menghubungkan nama yang digunakan dalam dokumen klaim dengan YouTuber dengan moniker serupa. YouTuber tersebut diduga mengancam YouTuber lain dengan pelecehan dan klaim hak cipta untuk memaksa mereka menjalin hubungan.
Sumber: ANN