Berita Anime & Manga

Seorang Hater Love Live! Ditangkap Setelah Membuat Ancaman di Twitter

Published

on

GwiGwi.com – Seorang pelajar pria berumur 15 tahun yang merupakan salah satu murid dikota Toyama berhasil ditangkap polisi Ogikubo pada hari rabu lalu. Pria tersebut diduga telah mengancam melalui media Twitter  pada bulan Juli lalu. Isi kicauannya yaitu:

Aku akan membunuh seluruh fans Love Live! dari negara ini dengan tanganku sendiri. Fans Love Live! Menipu kalian, dan mereka anti-sosial sama seperti para pengedar pamflet di theater. Aku tidak bisa membiarkan mereka hidup. Aku akan benar-benar membunuh mereka!

[youtube id=”evWH_BUZtn4″ width=”600″ height=”340″ position=”left”]

Tersangka juga mengepost foto dimana iya sedang menggengam sebilah pisau dapur seperti video diatas. Akibat hal tersebut seluruh event yang bersangkut paut tentang Love Live! terpaksa harus meningkatkan kemanannya, hingga keamanan dipemutaran film Love Live! The School Idol Movie pun  ditingkatkan.

Dalam proses penangkapanya dia sempat berkata “Aku juga suka anime, tapi aku benci perilaku para fans.”

Love Live! (ラブライブ! Rabu Raibu!) School Idol Project adalah proyek multimedia asal jepang yang dikembangkan oleh ASCII Media Works, majalah Dengeki G's, label musik Lantis, dan studio animasi Sunrise. Proyek ini menceritakan tentang sekumpulan karakter perempuan fiksi yang menjadi grup idola untuk menyelamatkan sekolah mereka yang terancam ditutup. Diluncurkan pada Agustus 2010 pada majalah Dengeki G's, Love Live mulai memproduksi CD musik, video musik animasi (AMV), dua manga adaptasi, video game untuk android dan IOS, serta 13 episode anime yang ditayangkan dari Januari hingga Maret 2013 dan season kedua yang ditayangkan dari April hingga Juni 2014.

 

Trending

Exit mobile version