Teknologi
Seminar CompFest 8: Teknologi Blockchain untuk Kemudahan Transaksi
GwiGwi.com – Pada Minggu (25/4) telah berlangsung seminar CompFest 8 dengan topik The Blockchain Technology and Bitcoin, yang bertempat di ruang Auditorium RIK Universitas Indonesia. Seminar CompFest 8 kali ini menghadirkan Oscar Darmawan, CEO dari bitcoin.co.id sebagai pembicara. Oscar yang telah berpengalaman dalam bidang financial technology ini berhasil memberikan banyak insight mengenai teknologi Blockchain dan Bitcoin sebagai salah satu penemuan terbesar setelah internet.
Teknologi Blockchain adalah jaringan peer-to-peer yang terdesentralisasi, dapat diakses secara publik dan Bitcoin merupakan pemain utama dalam teknologi ini. Dengan Blockchain, kita dapat mengirimkan data apa saja secara langsung tanpa bergantung pada satu server.
Blockchain bersifat transparan namun mudah untuk dilacak alurnya dan dapat diakses oleh siapa saja yang terhubung dengan internet. Blockchain juga diibaratkan sebagai sebuah buku besar yang mencatat semua transaksi yang dilakukan.
Salah satu contoh dari teknologi Blockchain adalah Cryptocurrency. Bitcoin merupakan pemanfaatan dari cryptocurrency ini. Bitcoin serupa dengan emas, namun dalam bentuk digital dan mudah disimpan dalam smartphones, tablet, desktop atau cloud storage, dan dapat digunakan untuk transaksi online maupun offline. Bitcoin tidak dibuat dan dikontrol oleh bank atau pemerintah, melainkan diperoleh dengan cara ‘mining', melalui mining program dan algoritma yang kompleks. Bitcoin dapat digunakan untuk transaksi ke seluruh dunia, dapat ditukarkan ke dalam bentuk mata uang apapun dan jumlahnya pasti karena ketersediaannya dibatasi.
Setelah pemaparan materi oleh Oscar, seminar dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Ada banyak pertanyaan menarik yang dilontarkan oleh para peserta seminar. Menurut Oscar, hal ini menunjukkan adanya antusiasme dan kesadaran masyarakat muda sekarang terhadap pemanfaatan teknologi Blockchain dan Bitcoin.
Oscar mengatakan bahwa bitcoin merupakan alat bantu pembayaran yang mungkin untuk saat ini belum dikenal oleh masyarakat luas. Sehingga penggunaannya terbatas pada kalangan perusahaan besar, seperti Google, Microsoft, IBM dan lain-lain.
Oscar berharap agar masyarakat muda dapat lebih meng-eksplor dan mengembangkan teknologi Blockchain, salah satunya dengan cara mengikuti lomba-lomba Blockchain yang kini sedang marak digelar oleh berbagai perusahaan. Beliau juga berpendapat bahwa perlu adanya edukasi yang benar mengenai teknologi Blockchain dan Bitcoin, sehingga masyarakat Indonesia dapat memanfaatkannya secara positif.