Daftar Anime

Review Vivy: Fluorite Eye’s Song: Saat AI Bercerita Lewat Musik

Published

on

Gwigwi.com – Anime dengan tema musik saat ini lebih banyak didominasi oleh idol grup. Meskipun begitu, masih ada beberapa anime yang mencoba keluar dari konsep idol seperti Carole & Tuesday beberapa tahun yang lalu. Untuk musim semi 2021 kemarin, ada anime Vivy: Fluorite Eye’s Song.

Vivy yang lebih dikenal sebagai Diva merupakan AI pertama yang bertujuan untuk membawa senyum ke wajah semua orang melalui nyanyian. Di dunia tersebut, setiap AI diberikan satu misi untuk menghilangkan kemungkinan adanya kesalahan hingga kegagalan. Secara teknis, Vivy bebas menafsirkan misinya berdasarkan alasannya sendiri. Ayo kita simak apa yang membuat anime Vivy ini sangat menonjol.

Cerita dalam musik

Tidaklah mengherankan jika hampir setiap episode akan selalu ada musik di dalamnya. Akan tetapi, musik pada Vivy mulai dari judul lagu hingga musik layarnya berfungsi untuk mengungkapkan banyak cerita sehingga penonton lebih terhanyut di dalamnya. Bahkan, ada anime idol yang musiknya tidak sebagus Vivy. Kamu akan benar-benar dapat mendengar berbagai tingkat kemanusiaan dalam karakter.

Anda tidak akan mendengar Vivy bernyanyi sejak awal seri. Akan tetapi, saat kamu mendengar AI benar-benar memahami panggilannya lewat misi untuk bernyanyi, hal itu terdengar indah dan bermakna dengan cara yang sulit dijelaskan. Kamu bisa mendengar setiap evolusi dalam suara Vivy sehingga penonton bisa tahu isi hatinya.

Cliffhanger yang membuat penonton terkejut

 

Di dalam Vivy tidak hanya berbicara tentang peristiwa buruk yang terjadi ketika kamu tidak tahu bagaimana menyelesaikannya. Tetapi juga tentang sebuah lukisan masa depan sebuah gambar yang tidak cukup beresonansi dengan apa yang kita lihat hanya ditunjukan sesuatu yang melampaui imajinasi penonton.

Peristiwa yang dipengaruhi oleh Vivy dan Matsumoto ternyata berbeda dari bagaimana mereka bermain di masa depan namun konsekuensinya tidak terduga. Sebetulnya konsep ini bukanlah hal yang aneh untuk serial dengan tema perjalanan waktu untuk melihat seorang karakter gagal menciptakan perubahan berarti yang menyimpang dari masa depan. Hal tersebut merupakan cara kecil saat adanya umat manusia menuju akhir yang tragis.

Animasi yang sangat bervariasi

Sekarang kita beralih ke sisi animasi pada anime ini. Ada banyak waktu saat kamu menyadari bahwa teknik animasi pada Vivy terlihat berbeda. Di satu sisi, hal ini bisa menjadi keuntungan sekaligus kerugian. Teknologi tinggi yang digunakan AI sering disajikan dengan sangat indah dan menciptakan suasana yang benar-benar fururistik. Karakter Vivy juga digambarkan dengan warna cerah yang sangta jauh dari persepsi manusia.

Sementara para Ai hanya bergerak dengan kode mereka sendiri. Mereka terlihay kurang tajam dengan gerakan yang tidak begitu rinci. Saat kamu melihat momen pemikiran yang unik, terkadang sering mata mereka terlihat sangat detail dalam gaya berbeda.

Kesimpulan

Vivy: Fluorite Eye’s Song merupakan anime yang pas untuk kamu yang dapat menahan sakit hati dan kekecewaan. Kombinasi scifi, musik, thriller, misteri, dan bahkan komedi sangat baik. Apalagi ceritanya tidak terlalu berbelit sehingga penonton tidak begitu berpikir terlalu keras. Jadi, sudahkah kamu menonton Vivy?

 

Trending

Exit mobile version