TV & Movies
Review The Unbreakable Boy, berdamai dengan keadaan
www.gwigwi.com – Dikisahkan seorang anak laki-laki bernama Austin (Jacob Laval). Ia mengidap osteogenesis imperfekta (“OI”) -penyakit tulang rapuh genetik, yang membuat dirinya rentan terhadap patah tulang, bahkan karena tersandung atau jatuh ke lantai.
Dua tahun kemudian, orang tua Austin, Scott (Zachary Levi) dan Teresa (Meghan Fahyy), melahirkan putra keduanya bernama Logan (Gavin Warren). Namun tak lama kemudian, Austin didiagnosis mengidap autisme. Kondisi ini pun membuat pasangan tersebut kewalahan.
Sang ayah, Scott pun semakin bergantung kepada minuman beralkohol hingga membuatnya kehilangan pekerjaannya.
Review The Unbreakable Boy, Berdamai Dengan Keadaan
Film garapan Jon Gunn yang merupakan adaptasi dari buku yang ditulis oleh Scott LeRette sendiri dan Susy Flory ini menurut gue berhasil on point tanpa harus menjual kesedihan yang terlalu.
Kita disuguhi dengan bagaimana Austin memandang dunia dengan kondisi yang kurang beruntung. Begitu pula kita juga melihat bagaimana orang tuanya menyikapi situasi yang terjadi.
Dari pertama kali mereka bertemu, hingga berbagai plan yang telah disiapkan untuk masa depan. Namun hidup tidak semulus jalan tol.
Review The Unbreakable Boy, Berdamai Dengan Keadaan
Sebagai perbandingan mungkin film ini sama dengan Wonder (2017), yang kurang lebih sama namun Wonder lebih mengharu biru.
Jika formulanya sama mungkin kita akan ngilu melihat kerentanan Austin yang jatuh dikit langsung patah tulang.
Porsinya film ini berimbang dari bagaimana orang tuanya berdamai dengan kondisi tersebut dan bagaimana sang anak bisa bertahan di kondisi tersebut.
Review The Unbreakable Boy, Berdamai Dengan Keadaan
Review The Unbreakable Boy, Berdamai Dengan Keadaan
Dengan sajian sinematografi yang lumayan bagus untuk tipikal film keluarga kita pun bisa mengerti tentang kondisi tersebut setelah film berakhir. Sepulang menonton film ini gue juga mendapatkan pelajaran untuk selalu bersyukur dan belajar untuk ikhlas dengan apapun yang tuhan berikan di hidup ini.
Akhir kata, The Unbreakable Boy adalah film yang preachy namun tidak menggurui dan kita pun bisa menangkap makna dari film ini.