Berita Anime & Manga

Review : The Place Promised In Our Early Days ( Kumo No Muko, Yakusoku No Bashu)

Published

on

Gwigwi.com- pernah dengar 5cm per second? Kalau pernah, pasti tahukan film anime itu buatan Makoto Shinkai. Benar, review anime hari ini juga merupakan film anime buatan Makoto Shinkai, The Place Promised In Our Early Days. Mungkin film anime ini tidak seterkenal 5cm/s, tetapi film anime ini bisa disebut sebagus 5cm/s.

 

Judul                     : The Place Promised in Our Early Days

Genre                   : Drama, military, romance, sci-fi

Penulis                 : Makoto Shinkai

Studio                   : CoMix Wave Inc.

Tanggal rilis         : 20 November 2004

Durasi                   : 90 menit

The Place Promised in Our Early Days adalah novel buatan Makoto Shikai. Kemudian disusul oleh manga dan film animenya yang juga sama bagusnya. Film anime ini bercerita tentang kehidupan 3 orang teman dekat. 3 teman itu adalah Fujisawa Hiroki, Shirakawa Takuya, dan seorang gadis, Sawatari Sayuri.

Film ini berawal pada saat ketiga teman itu sedang duduk di kelas 9. Hiroki dan Takuya adalah sepasang anak genius yang pada saat itu sedang membangun sebuah pesawat. Mereka berhasil mendapatkan bahan-bahan untuk pesawat mereka dengan bekerja di sebuah pabrik.

Pesawat mereka dinamai Bella Ciela dan satu-satunya tujuan mereka untuk membangun pesawat itu adalah untuk melihat Hokkaido Tower yang begitu menakjubkan.

Kedua teman laki-laki itu berjanji pada Sayuri bahwa mereka akan membawa Sayuri terbang dengan Bella Ciela. Sebelum Sayuri hilang dengan misterius.

Tiga tahun kemudian, 3 teman itu benar-benar terpisah. Takuya dan Hiroki juga berhenti membangun pesawat mereka. Takuya yang masih murid SMA bekerja di sebuah lab penelitian terhadap dunia parallel,

Hiroki pindah sekolah ke Tokyo, sedangkan Sayuri ternyata masuk rumah sakit.

Hiroki setiap hari bermimpi yang sama, semua tentang Sayuri berada di sebuah dunia yang hanya dia penghuninya. Sayuri mengalami masa di mana dia selalu tertidur.

Di dalam tidurnya, pikirannya terperangkap dalam sebuah dunia parallel tanpa penghuni.

Pada akhirnya, Hiroki dan Takuya bekerja sama untuk menepati janji mereka dengan Sayuri, terbang melihat Hokkaido Tower.

Sayuri yang selama ini tertidur dan juga terhubung dengan dunia parallel, berhasil terbangun, dan terlepas dari dunia parallel yang selama ini ditinggalinya. Kemudian, Hiroki mengucapkan “okaeri, Sayuri”(welcome back, Sayuri), dan berjanji akan membangun hidup baru dengan Sayuri.

Setelah itu, Hiroki menghancurkan Hokkaido Tower yang ternyata selama ini telah membawa masalah terhadap duna parallel dengan bantuan sebuah rudal.

Trending

Exit mobile version