Manga

Review Manga Poyo Poyo Volume 4

Published

on

Judul asli : Poyo Poyo Kansatsu Nikki vol. 4
Judul : Poyo Poyo vol. 4
Pengarang : Ru Tatuki
Pengalih bahasa : Adriani H
Diterbitkan : pertama kali tahun 2013
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Silakan baca juga manga ini di MangaMon

Sinopsis
Kali ini Moe ingin meluluhkan hati para editor mahalah kucing dengan foto-foto Poyo yang menggemaskan. Tapi…ternyata nggak ada yang mengira kalau Poyo itu kucing sungguhan (wah…). Jadilah Moe, Hide, dan ayah berusaha dengan segala cara demi mendapatkan foto “Poyo si kucing bulat”. Berjuanglah, Poyo..!?

Review
Ada sedikit perbedaan di Poyo Poyo volume 4, intro cerita dan pengenalan tokohnya dihadirkan dengan warna dan parodi dari beberapa dongeng. Dengan adanya perbedaan ini tentu saja memberi sedikit gebrakan baru untuk komik ini. Walaupun selanjutnya buku harian poyo ini tetap berlanjut seperti biasanya dan dimulai saat memasuki musim gugur dan ada festival bunga krisan. Bunga Krisan Ayah Sato masuk pameran, saat pameran berlangsung Moe datang bersama dengan Poyo. Karena tidak sengaja bertemu dengan dokter hewannya, Poyo melarikan diri, Poyo sangat membenci dokter hewan. Bunga Krisan yang berbentuk bulat dan berwarna kuning membuat Moe kewalahan saat mencari Poyo. Dengan bantuan dari sang dokter, Poyo dapat ditemukan tapi Poyo masih menghindar dari sang dokter. Cerita harian Poyo terus berlanjut dengan seru.

Poyo si kucing bulat yang penyabar-pun akhirnya bisa marah. Walaupun Poyo kucing yang spesial tapi Poyo jugalah seperti kucing pada umumnya. Poyo marah saat ekornya di tarik oleh cucu dari nenek pemilik Kurobe. Poyo juga sangat suka berburu, saat pagi hari Poyo membawakan hadiah hasil buruannya untuk Moe (tikus). Poyo suka berjemur di bawah sinar matahari, mencakar koleksi majalah lama Hide, bahkan masuk kedalam tempat-tempat yang tidak terduga.

Yuka (Nyonya yang berasal dari kota, muncul di volume 3) yang awalnya tidak menyukai hewan dan berusaha untuk beradaptasi kini sedikit demi sedikit mulai menyukai hewan. Ia sudah berani menggendong Poyo. Yuka juga pandai mendesain dan membantu Ayah Moe untuk mendesain label.

Hide yang selalu bertengkar dengan Poyo diam-diam sangat memperhatikan Poyo. Selain itu Hide juga tampaknya menyukai Maki. Lalu Ayah yang sangat menyayangi keluarganya terutama Moe. Dan dokter hewan yang sangat menyayangi hewan-hewan yang dirawatnya.

Penggambaran di volume 4 ini mulai berkembang, tambak lebih beragam. Selain itu ceritanya juga mulai diberi perubahan, seperti ada cerita mengenai Uri dan Tama (babi hutan dan kucing). Poyo juga mulai di perlihatkan dalam pose yang lain (selain bulat, tidur, lompat).

Secara keseluruhan, komik yang bercerita mengenai Poyo dan sekitarnya ini mulai ada peningkatan. Masih enak dibaca saat santai dan tentu saja membaca komik ini bukan pilihan yang buruk. Di volume 4 ini juga ada tambahan mengenai Ru Tatuki dan kucingnya Muu. Rekomendasi penuh untuk penyuka kucing, anjing, ataupun penggemar slice of life + Comedy.

Trending

Exit mobile version