Review Manga

Review Manga Poyo Poyo Volume 13

Published

on

GwiGwi.com – Poyo Poyo volume 13 mengisahkan tentang para karakter Poyo yang mengungkapkan pengalaman tidak bisa tidur mereka. Ternyata mereka pernah tidak bisa tidur dengan alasan yang unik.

Penulis/Ilustrator : Ru Tatuki
Alih bahasa : Adriani H.
Editor : Nia Ikasary
Desain sampul : Theresia Debby Dian
Diterbitkan pertama kali oleh Elex Media Komputindo Tahun 2014
Silakan baca manga ini hanya di MangaMon

Advertising
Advertising

Sinopsis:

Malam itu Moe terbangun karena ulah Poyo yang mencakar-cakar tumpukan buku di dalam kamarnya. Rupanya itu cara Poyo membangunkan Moe. Sepertinya Poyo ingin segera bermain. Moe tetap berusaha untuk tidur karena paginya ia harus kerja sambilan, namun Poyo tetap melakukan keusilannya dengan mencakar-cakar buku.

Akhirnya karena Moe enggan menanggapi Poyo, Poyo malah pergi ke kamar Hide. Sekarang giliran Hide yang terbangun. Keesokannya Moe mengingat-ingat pengalaman tidak bisa tidurnya beberapa waktu lalu. Lalu Hide dan Ayah ikut bercerita jika mereka tidak pernah mengalami insomnia. Mungkin hal ini karena mereka selalu bekerja keras dari pagi hingga sore sehingga malam harinya langsung tertidur pulas. Moe sendiri pernah tidak tidur karena terpaksa.

Lalu Suzuki pernah tidak tidur karena mengerjakan komiknya. Saat sudah kelelahan, ia malah tidak bisa tidur sama sekali dan ternyata hal itu cukup menyiksa. Ada juga Maki yang tidak bisa tidur karena siang harinya tidur. Lalu bagaimana dengan yang lainnya?

Plot:

Poyo Poyo volume 13 masih berkisah tentang kehidupan sehari-hari Poyo yang penuh keceriaan bersama tuannya, Moe. Namun interaksi Poyo tidak hanya dengan Moe saja. Hal inilah yang membuat Poyo memiliki banyak petualangan seru.

Karakter:

Poyo: Kucing satu ini merupakan kucing langka. Bentuknya bulat padahal ia tidak memiliki banyak lemak. Sangat pintar berburu tikus, suka menolong yang lemah, tapi ia tidak suka dengan dokter hewan, Hide, kodok, dan bau jeruk.

Visualisasi:

Poyo Poyo volume 13 masih dihiasi dengan Poyo yang sering bisa dikaitkan dengan berbagai macam benda, terutama yang berbentuk bulat. Meski awalnya tidak masuk akal, namun gambarnya tetap terlihat lucu. Poyo ternyata bisa menjadi apa saja. Dia adalah kucing yang istimewa.

Kesimpulan:

Poyo Poyo volume 13 masih berkutat di hal yang sama. Namun penambahan karakter, kisahnya yang tidak jauh dari keseharian masyarakat Jepang di pedesaan membuat Poyo Poyo tidak pernah kehilangan pembaca setia. Kadang sering disisipkan pengetahuan tentang kucing, bisa juga menambah ilmu untuk pembaca.

Trending

Exit mobile version