Review Manga

Review Manga Poyo Poyo Volume 12

Published

on

GwiGwi.com – Poyo Poyo volume 12 menceritakan tentang Poyo yang tidak pulang ke rumah Moe selama sehari. Moe terang saja jadi khawatir.

Penulis/Ilustrator : Ru Tatuki
Alih bahasa : Adriani H.
Editor : Nia Ikasary
Desain sampul : Theresia Debby Dian
Diterbitkan pertama kali oleh Elex Media Komputindo Tahun 2014
Silakan baca manga ini hanya di MangaMon

Sinopsis:

Poyo sebenarnya kucing rumahan, namun kadang ia sering keluar rumah untuk sekadar bermain dengan rekan-rekan kucingnya. Kadang ia juga ikut Ayah ke ladang untuk memburu tikus. Poyo tidak pernah jauh dari rumah.
Tapi di hari itu Poyo benar-benar tidak pulang. Terang saja Moe khawatir karena baru kali ini Poyo tidak pulang. Tanpa diketahui Moe ternyata Poyo sedang berada di rumah sepasang suami istri yang sudah tua.

Pada hari itu Poyo yang baru saja berhasil berburu tikus ditawari ikan oleh seorang kakek. Poyo pun menerima tawaran makanan gratis yang lezat itu dengan senang hati. Setelah makan, Poyo yang melihat sebuah bantal, malah tidur di bantal itu.

Malam harinya Poyo diberikan makan lagi oleh sang kakek. Poyo pun makin betah tinggal di rumah itu dan menginap di sana. Si kakek dan nenek mulai kepikiran untuk memelihara Poyo dan memanggilnya dengan si Puding Bulat.

Keesokan paginya, Poyo terbangun; kembali diberi makan. Namun Poyo langsung menolaknya dan memilih pergi dari sana. Ia pun pulang ke rumah Moe. Kucing memang selalu mengingat rumah tuan aslinya.

Plot:

Poyo Poyo volume 12 masih mengisahkan Poyo dan Moe yang tiap hari makin lengket. Meski begitu Poyo tetap bertingkah layaknya kucing jantan pada umumnya. Ia juga senang berpetualang ke mana saja. Poyo bisa cepat akrab dengan manusia dan hewan yang ramah dengannya.

Karakter:

Hide: Adik dari Moe ini sulit akrab dengan Poyo. Kalau dilihat akhir-akhir ini Poyo yang sering mencari masalah dengannya. Tapi sepertinya ia pasrah saja saat Poyo sering mencakar dan menindihnya ketika tidur.

Visualisasi:

Poyo Poyo volume 12 dibuka dengan halaman berwarna yang membuat pembaca semangat untuk melanjutkan bacaannya. Selain itu meski hanya ada Poyo saja di cover, keunikan bentuknya memang sudah menjadi daya tarik.

Kesimpulan:

Poyo Poyo volume 12 kali ini tidak kalah kocak dibandingkan jilid-jilid sebelumnya. Kamu yang pencinta kucing pasti akan menyukai manga ini. Namun buat kamu yang tidak suka kucing, kamu pun bakal menyukai kucing karena membaca manga ini.

Trending

Exit mobile version