Review Manga
Review Manga Pahlawan Sejati, Kisah Cowok yang Terlampau Cuek
GwiGwi.com – Pahlawan Sejati mengisahkan seorang cowok berkumis yang hanya diam saat melihat orang lain membutuhkan bantuannya.
Penulis : Taufiq Permana
Penerbit : Mangamon
Silakan baca manga ini gratis hanya di MangaMon
Sinopsis:
Cowok berkumis itu sedang berjalan di trotoar sembari membaca buku. Saat melewati zebra cross, ia menyadari ada seorang nenek yang menggunakan tongkat ingin menyebrangi jalan. Ia pun memalingkan wajah dan terus berjalan melewati si nenek.
Lalu lokasi berganti ke sekolah, si cowok berkumis sedang duduk di pinggir jendela samping koridor. Saat itu ada seorang cewek yang tersandung dan jatuh di lantai. Kacamata yang si cewek gunakan lepas, buku-buku yang sedang dibawanya juga jadi berserakan. Si cewek kesulitan mencari kacamatanya karena penglihatannya yang buruk. Tapi si cowok berkumis kembali memalingkan wajah, seolah-olah tidak melihat kejadian itu.
Lokasi kemudian berganti kembali ke jalanan. Kali ini si cowok berkumis melewati seorang pengemis yang dipalak oleh beberapa anggota geng. Tidak hanya dipalak, anggota geng juga menghajar pengemis tua itu sampai babak-belur. Namun si cowok berkumis hanya melihat, ia lalu pergi cepat-cepat dari sana tanpa memedulikan si pengemis.
Si cowok berkumis pun pergi dari sana dengan mengendarai motornya. Saat di jalan ia melihat billboard yang cukup menarik sampai membuatnya tidak fokus ke jalan. Ia lalu menyadari hampir menabrak sebuah mobil di depannya. Ia yang panik langsung mengambil jalan di sebelahnya. Sayangnya saat itu tepat di belakangnya ada sebuah truk yang melaju kencang. Ia pun tertabrak truk itu, tubuhnya terpental ke jalan.
Plot:
Pahlawan Sejati memiliki cerita sederhana, tapi dipenuhi adegan-adegan yang membuat kita mengelus dada. Pembaca akan dibuat kesal dengan sifat si tokoh utama yang tidak peduli dengan apa yang terjadi di sekitarnya. Akhir dari manga ini pun cukup menyentuh.
Karaker:
Cowok berkumis: Ia adalah tipe cowok yang cuek. Sepertinya ia memang lebih senang menyendiri. Namun ia benar-benar tidak peduli dengan orang-orang di sekitarnya.
Visualisasi:
Pahlawan Sejati dari awal cerita hanya berupa panel-panel gambar peristiwa tanpa ada dialog. Namun apa yang diceritakan tetap bisa ditangkap oleh pembaca. Hal ini karena adegan di gambar-gambar itu sangat jelas dan mewakili isi cerita.
Kesimpulan:
Pahlawan Sejati memang kisahnya tidak jauh dalam kehidupan sehari-hari, namun mempunyai pesan yang sangat dalam. Mengingatkan kita pada sebuah pepatah bahwa kita akan menerima apa yang kita berikan pada orang lain. Sehingga saat tidak memberikan apa-apa, kita juga tidak akan menerima apa-apa.