Review Manga

Review Manga Legenda Tikusman, Superhero Bertopeng Tikus

Published

on

GwiGwi.com – Legenda Tikusman menceritakan tentang Udin Saripin yang berubah menjadi Tikusman setelah tidak sengaja menginjak tikus.

Penulis/Ilustrator : Andhika Pratama Ramadhan
Penerbit : Mangamon
Silakan baca manga ini gratis hanya di MangaMon

Sinopsis:

Udin Saripin tidak pernah menyangka hidupnya akan berubah setelah menginjak seekor tikus. Di siang hari itu ia tengah berjalan-jalan santai di sekitar desa di mana ia tinggal dan terjadilah peristiwa aneh itu. Tiba-tiba muncul ledakan yang membuat orang-orang desa keluar dari rumahnya karena panik.

Mereka lalu mengunjungi lokasi ledakan dan menemukan Udin yang wajahnya sekarang mirip dengan tikus. Bukannya ketakutan, para warga desa melihatnya sebagai sesuatu yang ajaib. Mereka lalu menamai Udin dengan Tikusman.

Udin terang saja kebingungan. Saat itu pula ada seorang warga yang membawa sebuah botol yang memantulkan bayangannya. Udin yang melihat wajah barunya itu terang saja panik. Ia langsung lari dari sana dengan kekuatan penuh. Udin meminta tubuhnya dikembalikan dengan berteriak tak tentu arah.

Bersamaan dengan itu secarik kertas melayang di depan wajahnya. Di sana tertulis Udin telah dikutuk oleh Raja Tikus karena membunuh salah satu anak buahnya.

Udin pun meminta maaf pada Raja Tikus dan meminta tubuhnya dikembalikan seperti semula. Namun Raja Tikus menolak permintaan maaf Udin sebelum Udin melakukan sesuatu hal untuknya. Petualangan Udin pun jadi semakin rumit.

Plot:

Legenda Tikusman memiliki cerita yang menarik. Selama ini tikus dianggap sebagai hewan pengerat yang dibenci oleh manusia, namun di manga ini hewan tersebut dijadikan sebagai seorang pahlawan.

Karakter:

1. Udin: Udin baru berumur 19 tahun. Ia senang keluyuran di sekitar desanya. Sehari-hari ia mengerjakan hal-hal yang tidak berarti dan sering mengumpat. Ketidaksengajaannya menginjak seekor tikus pun akhirnya mampu mengubah hidup Udin.

2. Raja Tikus: Ia adalah raja yang bertanggung jawab dan sangat menyayangi anak buahnya. Saat menemukan anak buahnya yang terbunuh karena kelalaian Udin, ia pun menghukum Udin dengan setimpal.

Visualisasi:

Legenda Tikusman gambarnya cukup unik, sangat mendukung untuk ceritanya yang ber-genre humor. Karakter-karakternya memiliki ekspresi dan perangai yang lucu.

Kesimpulan:

Legenda Tikusman mengingatkan kita untuk tidak memikirkan diri sendiri. Udin awalnya terpaksa mengikuti permintaan Raja Tikus yang sebenarnya tidak pernah ia lakukan dalam hidupnya. Namun pada akhirnya ia bisa melaksanakan permintaan itu dengan baik. Akhir dari manga ini cukup mengejutkan. Sampai di ujung cerita tetap mampu membuat pembaca tertawa.

Trending

Exit mobile version