Review Manga
Review Manga Lagu Untuk Mama
GwiGwi.com – Lagu Untuk Mama mengisahkan tentang Nagisa yang bercita-cita menjadi penyanyi. Untuk mewujudkan cita-citanya itu ia mengikuti sebuah kompetisi menyanyi.
Penulis/Ilustrator : Sherly Marcheline
Penerbit : Mangamon
Silakan baca manga ini Gratis hanya di MangaMon
Sinopsis:
Nagisa baru berumur 15 tahun, namun ia sudah memiliki cita-cita. Ia ingin menjadi seorang penyanyi profesional. Ia memang memiliki bakat suara yang indah. Karena itulah Nagisa bersekolah di sekolah olah vokal.
Saat tengah latihan, Pak Hiroto yang melihat kemampuan Nagisa memintanya untuk mewakili sekolah di kompetisi menyanyi se-Indonesia. Nagisa yang terlalu senang sampai tidak mendengarkan penjelasan dari Pak Hiroto.
Sejak saat itu Nagisa jadi lebih rajin latihan menyanyi. Di mana pun ia akan bernyanyi, termasuk di kamar mandi.
Namun di hari itu musibah terjadi. Nagisa yang berjalan kaki menuju rumah mengalami kecelakaan. Nagisa pun dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pertolongan pertama. Nyawa Nagisa berhasil selamat.
Hanya saja dokter menemukan bahwa saraf penglihatan Nagisa mengalami kerusakan. Nagisa tidak mampu melihat lagi.
Lalu bagaimana dengan nasib Nagisa? Apakah ia tetap bisa mengikuti kompetisi menyanyi yang sudah lama ditunggunya?
Plot:
Lagu Untuk Mama memiliki cerita yang sederhana, namun menyentuh. Seorang tokoh utama yang mengalami hal yang tidak diinginkannya, padahal tujuannya sudah ada di depan mata memang sering membuat pembaca terkaget-kaget. Namun ada yang dirasa kurasa pas di dalam cerita ini. Nama-nama tokohnya adalah orang Jepang, tapi lombanya untuk sekolah se-Indonesia.
Karakter:
1. Nagisa: Remaja berumur 15 tahun sangat menyayangi ibunya. Ia memang sejak kecil hanya tinggal bersama ibunya. Nagisa memiliki cita-cita menjadi penyanyi. Ia sangat senang ketika diberi kesempatan mengikuti kompetisi menyanyi tingkat nasional. Nagisa mengikuti lomba itu demi ibunya juga.
2. Karin: Ibu Nagisa ini berumur 36 tahun. Namun terlihat masih muda. Wajahnya mirip sekali dengan Nagisa. Ia berhasil membesarkan Nagisa seorang diri dengan penuh kasih sayang. Buktinya Nagisa selalu memiliki sikap positif dan ceria sepanjang hari.
Visualisasi:
Lagu Untuk Mama gambarnya masih sederhana, dan dibuat secara manual. Gambarnya juga tidak diwarnai, tidak ada efek yang membuat panel-panel di manga terasa jadi hidup.
Kesimpulan:
Lagu Untuk Mama merupakan kisah perjuangan yang menyentuh. Di saat remaja lain menghabiskan waktu luangnya dengan bersenang-senang, Nagisa malah mengambil jalan yang berbeda. Ia sudah tahu ingin jadi apa, sehingga memperjuangkannya dari sekarang. Meski ia mengalami kejadian menyedihkan, namun sebenarnya hal tersebut nantinya membuat ia menjadi gadis yang kuat.