Review Manga

Review Manga The Hero, Kisah Sederhana Tentang Pahlawan

Published

on

GwiGwi.com – Manga The Hero mengisahkan tentang tiga orang sahabat yang menceritakan arti pahlawan bagi mereka.

Penulis/Ilustrator : Hadiruto
Penerbit : Mangamon
Silakan baca manga ini gratis hanya di MangaMon

Sinopsis:

Lagi-lagi saat istirahat sekolah, Joko membaca komik superhero kesukaannya, Botak Sakti Saiful. Ia terobsesi menjadi superhero seperti itu. Joko pun berusaha menularkan kesukaannya itu pada temannya bernama Sun. Namun Sun tampak tidak tertarik. Mereka pun langsung berdebat.

Tiba-tiba datang May yang ikut nimbrung perdebatan mereka. Awalnya Joko dan Sun tidak memedulikan May yang ingin tahu hal yang sedang mereka bicarakan. Akibatnya kepala mereka pun benjol kena pukul May. Meski ia adalah seorang perempuan kekuatannya boleh juga.

Lalu pembicaraan pun berubah menjadi ke topik seorang pahlawan. Joko memberitahu bahwa ia sangat ingin menjadi seorang superhero, seperti si Botak Saktsi Saiful.

Sedangkan May memiliki pendapat lain. Ia ingin memiliki seorang kekasih yang selalu melindunginya seperti seorang superhero yang ada di film-film.

Sementara itu Sun memiliki definisi pahlawan yang jauh berbeda dengan May dan Sun. Lalu seperti apa arti pahlawan bagi Sun?

Plot:

Manga the Hero memiliki premis yang sederhana. Kisahnya memang cocok dijadikan untuk oneshot. Mengambil cerita tentang pahlawan dengan sudut pandang yang berbeda.

Karakter:

1. Sun: Ia adalah tipe cowok cuek dan memiliki pikiran yang realistis. Meski begitu ia tetap bisa melakukan hal yang menyebalkan di depan May.

2. Joko: Kebalikan dari Sun, Joko lebih cerewet dan seorang pengkhayal tingkat tinggi. Mungkin hal ini disebabkan karena kesukaannya membaca komik superhero sejak lama. Ia juga sering berdebat dengan Sun hanya karena hal sepele.

3. May: Satu-satunya cewek yang ada di manga ini. Penampilannya sangat menarik dengan dua kunciran di rambut. Namun ia termasuk cewek yang galak. Ia tak segan-segan menghajar Sun dan Joko yang sering berbuat ulah dengannya.

Visualisasi:

Manga The Hero sangat cocok dikatakan sebagai manga humor karena gambarnya yang berekspresi lebay dan wajah para karakternya yang lucu. Tinggal pewarnaan untuk menimbulkan pencahayaannya saja yang masih kurang. Warna hitamnya terlampau dominan. Tapi garis-garisnya sudah rapi.

Kesimpulan:

Manga the Hero dibuka dengan sebuah panel yang sebenarnya berasal dari komik yang sedang dibaca salah satu tokoh. Karena itulah pembaca pasti akan mengira jika manga ini bergenre pertarungan, ternyata bukan.

Tapi manga ini akan mengubah pandangan kamu tentang seorang pahlawan. Ternyata yang namanya pahlawan itu tidak harus mengangkat senjata dan mengikuti peperangan. Makna pahlawan seperti ini jadi terlihat lebih dalam.

Trending

Exit mobile version