Berita Anime & Manga

Review: Kuroko no Basuke 3 Episode 5 (Episode 55)

Published

on

[alert-warning]Spoiler Alert! Read at your own risk[/alert-warning]

Gwigwi.com – Episode 5 diawali dengan flashback tim basket SMA Shutoku saat latihan. Miyaji tampak kesal karena lantai lapangan basket yang baru saja dipel oleh anak kelas satu tenyata tidak bersih. Sontak dia langsung memarahi mereka bahkan Takao dan Midorima pun tak luput dari ocehannya.

Hari sudah gelap, latihan pun selesai. Takao dan Midorima yang ingin pulang tidak sengaja melihat Miyaji yang sedang latihan seorang diri. Tak berapa lama, Ootsubo dan menyuruh mereka (Takao dan Midorima) pulang. Karena saat itu sedang minggu ujian, Takao pun menanyakan pada Ootsubo mengenai larangan latihan tambahan saat minggu ujian. Ootsubo menjawab bahwa Miyaji sudah mendapat izin dari pelatih, ditambah nilainya juga bagus.

Ootsubo, Takao, dan Midorima pun pulang bersama. Di tengah perjalanan mereka membicarakan Miyaji. Tiba-tiba Ootsubo teringat ada sesuatu yang ingin diberikan Miyaji kepada Midorima. Ootsubo memberikan kipas idola miliki Miyaji kepada Midorima berhubung itu adalah Benda Keberuntungan Oha Asha besok.

Flashback berakhir dan beralih ke pertandingan Shutoku melawan Rakuzan. Lagi-lagi Hayama berhasil melewati Miyaji dengan teknik Dribble-nya. Setelah melewati Miyaji, Hayama langsung berlari ke arah ring dan dihadang oleh Kimura. Namun, Hayama langsung melakukan teknik Double Clutch untuk melewati blok Kimura dan mencetak angka.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/double%20clutch_zpstkyptzfw.jpg

Miyaji menyadari bahwa Hayama hanya menggunakan 3 jari (jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis) untuk melakukan teknik Dribble itu dan masih ada 2 tingkat lagi yang ada di atas teknik Dribble tadi. Berulang kali Miyaji dilewati oleh Hayama dan membantu tim dalam memperbesar selisih angka.

Skor sementara di Quarter 2, Shutoku 28 – 32 Rakuzan. Pertandingan kembali dilanjutkan, Takao menggiring bola dan melihat teman-teman timnya. Dia melihat teman-teman timnya yang tampak kesulitan. Midorima sempat terdiam saat mendengar kata-kata salah satu pemain Rakuzan yang terkesan meremehkan teman-teman tim Midorima.

Karena terlalu lama berpikir, Akashi berhasil merebut bola dari Takao

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/rebut_zpsg7vjwm1w.jpg

Akashi mengoper bola kepada Kotarou dan langsung dihadang Miyaji. Tapi Kotarou lagi-lagi berhasil melewati Miyaji. Saat Hayama hendak mencetak angka dengan Lay Up, tiba-tiba Midorima muncul dan memblok Lay Up Hayama.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/blok_zps7gyx1kfh.jpg

Takao langsung mengambil bola dan mengopernya kembali pada Midorima. Midorima langsung menggocek salah satu pemain Rakuzan. Saat Midorima hendak melewati pemain Rakuzan lain di depannya, dia melihat tanda dari Kimura yang akan melakukan Screen. Pemain Rakuzan tersebut terjebak Screen Kimura sehingga Midorima dapat melewatinya dengan mudah. Midorima berhenti di depan pemain Rakuzan nomor 8. Pemain itu langsung melompat untuk menghalau Shot Midorima. Tapi bukannya Shot, Midorima justru mengoper bola kepada Miyaji. Miyaji langsung mencetak angka dengan Dunk.

Skor menjadi sama setelah Midorima mencetak angka dengan 3-Point di akhir babak kedua. Kedua tim kembali mengatur strategi. Part 1 diakhiri dengan pernyataan Akashi yang akan menjaga Midorima.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/part%201%20end_zpshhcphd6x.jpg

Part 2 diawali saat Tim Shutoku dan Kaijo berpapasan. Midorima dan Kise sempat berbincang sebentar mengenai pertandingan itu. Tim Seirin berpapasan dengan Rakuzan. Akashi menyapa Kuroko, namun Kagami langsung berjalan ke arah Akashi dan menatapnya. Kagami hanya mengingatkan Akashi pada kejadian saat upacara pembukaan. Namun baru sebentar Akashi berbicara padanya, Kagami langsung ambruk.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/ambruk_zpsc8uwsvlm.jpg

Pertemuan mereka diakhiri dengan perkataan Akashi sebagai penemu bakat Kuroko.

Babak kedua pun dimulai, Shutoku yang pertama kali membawa bola. Namun saat Midorima mendapat bola, teman timnya terkejut saat melihat Akashi yang menjaga Midorima. Midorima melawan Akashi, ini adalah salah satu momen penentu alur pertandingan. Tiba-tiba Midorima langsung melakukan 3-Point tanpa tipuan. Tapi Midorima terkejut saat melihat mata Akashi.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/mata_zpsadybqcza.jpg

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/mata%202_zpsrjmzqx58.jpg

Kejadiannya begitu cepat dan sulit dijelaskan. Semua orang selain pemain Rakuzan dibuat terkejut olehnya. Akashi langsung menggiring bola dan dihadang oleh Takao. Akashi langsung mengaktifkan kemampuan matanya untuk menggocek Takao dan membuatnya terjatuh.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/jatuh_zpsqe6wspdf.jpg

Setelah Takao terjatuh, Akashi melakukan Shot untuk mencetak angka. Quarter keempat baru dimulai namun Shutoku sudah tertinggal 14 poin dari Rakuzan. Semua usaha yang dilakukan Shutoku tidak ada apa-apanya di hadapan mata Akashi. Bahkan tipuan Pass Midorima dapat dipatahkan oleh Akashi. Akashi menggiring bola dan dihadang oleh Kimura dan Miyaji. Namun lagi-lagi Akashi dapat membuat mereka terjatuh dengan teknik Dribble-nya.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/Ankle%20Break%20_zps1epizj4g.jpg

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/ankle%20break%202_zpsl2zrwlgk.jpg

Ankle Break, Teknik Dribble berkecepatan tinggi yang mampu mengganggu keseimbangan lawan dan membuat mereka terjatuh. Hal itu hanya bisa dilakukan jika pusat gravitasi lawan berada di poros kakinya saat dia berputar. Akashi yang ingin melakukan Lay Up tiba-tiba dihadang oleh Ootsubo. Namun Akashi sudah mengetahuinya dan melakukan Pass dengan sikutnya.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/sikut_zpsuctu9glv.jpg

Nebuya (pemain Rakuzan) menerima operan dari Akashi dan langsung melakukan Dunk. Itulah kekuatan Emperor Eye yang dapat melihat masa depan. Menyadari ketertinggalan timnya, Takao tanpa pikir panjang langsung menggiring bola sendiri dan melakukan Lay Up tapi Lay Up tersebut langsung dihalau oleh Mibuchi (pemain Rakuzan). Bola langsung diambil oleh Nebuya dan langsung dioper ke Akashi. Midorima langsung menghadangnya namun Akashi menjatuhkan Midorima dengan Ankle Break.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/tunduk_zpsom1amchw.jpg

Akashi kembali mencetak angka. Shutoku tertinggal 20 poin dari Rakuzan. Takao memberi uluran tangan kepada Midorima yang masih duduk di tanah, tapi tiba-tiba Miyaji menampar kepala belakang Midorima. Miyaji kesal dengan Midorima yang tampak putus asa. Kimura menunjuk poster dan pendukung Shutoku yang tidak lelah memberi dukungan walaupun tim mereka sedang kalah.

Midorima dan Takao terdiam saat melihat tribun penonton. Ootsubo pun tak mau kalah dengan memotivasi Takao dan Midorima untuk pantang menyerah. Lalu Ootsubo mengoper bola pada Takao. Takao dan Midorima lagi-lagi terdiam mendengar ucapan kakak-kakak kelasnya itu.

Takao dan Midorima berbincang sambil mengingat kejadian-kejadian yang dialaminya selama bermain di Shutoku bersama ketiga kakak kelas itu. Midorima pun bangkit berdiri dan bersama Takao, mereka melanjutkan pertandingan.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/penutup_zpsodlg5hgj.jpg

Episode berakhir dengan kebangkitan Midorima dan Takao. Kira-kira bagaimana akhir dari pertandingan antara Shutoku melawan Rakuzan? Sampai Jumpa di episode berikutnya~

Trending

Exit mobile version