Teknologi

Review UGREEN HiTune T2, Earphone Gaming TWS 500 Ribuan Low Latency dan Audio Mantab!

Published

on

GwiGwi.com – Ugreen udah lumayan dikenal sebagai brand yang bikin aksesoris smartphone dengan kualitas yang sangat baik, namun tidak membuat dompet kita bolong. Contohnya aja seperti GaN Charger 65 Wattnya yang sebelumnya kita review. Tapi kali ini, ternyata UGREEN juga punya divisi audio, yang menghasilkan UGREEN HiTune T2. Kabarnya earphone ini punya performa yang oke banget, segudang fitur yang biasanya ditemukan di premium audio True Wireless, dan tentunya dengan harga yang budget friendly.

Unboxing

Oke kita mulai dari boxnya. Box dari HiTune T2 ini cukup sederhana, dengan warna dasar putih dan logo T2 di depannya. Kiri kanannya polos, dan ada beberapa detail kontak UGREEN dibawahnya. Dibelakangnya bisa kita temukan ilustrasi earbudsnya, shortcut controlnya, serta spesifikasinya. Cukup simple, jadi kita langsung buka aja boxnya. Saat dibuka plastiknya, kita bisa menemukan booklet pada top covernya, dan Hitune T2 sendiri bersama sebuah accessory box. Booklet ini bertuliskan more than music, dan didalamnya bisa kita temukan buku petunjuknya saja. Lalu ke sisi satunya kita bisa menemukan Hitune T2 nya yang berwarna putih masih terbungkus rapih, dan juga sebuah dus kecil yang berisi chargernya yang sudah menggunakan USB Type C ke Type A. Kurang lebih ini isi box penjualannya.

Charging Case HiTune T2

Earbudsnya masih berada dalam Charging Casenya yang juga masih terbungkus plastik. Charging casenya ini berwarna putih matte, dan punya bahan dasar plastik. Walau demikian, bahan ini bukan plastik murah, tapi plastik yang cukup premium, dengan balutan finish doff yang cukup halus dipegang. Bagian depan casenya ada bagian yang aga cekung kedalam untuk memudahkan grip tangan, dibelakangnya ada 1 tombol untuk mengecek power dan tulisan designed by UGREEN, dan dibawanya ada port carging USB Type C. Penutup casenya memiliki komponen magnetik untuk menjaganya tetap tertutup, dibarengin sama lock mechanism semacam per yang membuatnya bisa bertahan kebuka. Actually ini pertama kalinya gw nemuin cover case seperti ini, karena ini mempermudah kita banget ketika tangan sedang aga sulit untuk menahan casenya tetap terbuka. Sesuatu yang simpel, tapi menurut gw cukup intuitif banget. Magnetnya juga cukup kuat, jadi ga mungkin bisa tiba2 kebuka, cuman sayangnya magnetic didalamnya untuk menahan earbudsnya masih bisa melepasnya hingga mudah saat top covernya terbuka. 

Sebelum bahas earbudsnya, perlu diingat bahwa Contact Pinsnya masih dilapisin plastik, jadi jangan lupa untuk melepaskannya kalau ga earbudsnya tidak bisa di charge. 

Earbuds HiTune T2

Ngomongin soal earbudsnya sendiri, model TWS yang diadopsi oleh Hitune T2 adalah model dengan batang stem kebawah, yang menjadi rumah dan juga input micropone dari TWS ini sendiri. Lalu untuk bahan dasar yang digunakannya adalah polycarbonate, dengan finish doff sama dengan si charging casenya. Untuk soal fitnya, TWS ini menggunakan kepala model open ear bukan In Ear, sehingga posisinya hanya disangkutkan di telinga saja. Namun demikian, di telinga gw masih cukup stabil untuk digunakan sambil santai, maupun yang aga lebih extreme tetep masih nyantel dengan sangat baik. Namun memang untuk soal fitnya ini bisa beragam untuk setiap orang, dan bagi yang merasa aga kelonggaran, sayangnya tidak ada rubber tips yang bisa digunakan untuk merubah ukurannya. Oh yah untuk model Hitune T2 tahun 2021 ini, earbudsnya sudah memiliki IP rating IPX5 sweat dan splash proof.

Audio Performance HiTune T2

Tapi bagaimana performa earbudsnya sendiri? Sebelumnya kita liat dulu spesifikasinya si Hitune T2 ini. TWS ini didukung oleh Driver 14.2mm, yang cukup besar untuk ukuran TWS yang cukup ergonomis ini. Selain itu di urusan nirkabel, TWS ini memanfaatkan protokol Bluetooth 5.0, serta juga sudah mendukung 2 Codec kekinian untuk nirkabel, seperti AAC dan SBC. Soal audio quality, I have to say, sound profile dari Hitune T2 hits me in all the right spot. Buat yang udah biasa ngeliat review kita, pasti udah tau kalau kebanyakan case gw sangat suka mid to high yang punchy, dan inilah sound profile yang diberikan oleh Hitune T2. Namun demikian, gw mendapatkan taste baru dimana bassnya juga hits the right spot, yaitu cukup punchy namun tidak overwhelming. Don't get me wrong, menurut gw ini bukan berarti sound profilenya flat, tapi lebih balance untuk telinga gw yang condong lebih suka mendengarkan lagu pop dengan mid dan highs yang tinggi, tapi tidak sampai ga kedengeran jedag jedugnya.

Oh yah sebelum kelewatan, berat dari masing-masing earbuds hanya sekitar 5 gram saja, dan bisa beroperasi secara mono ataupun twin mode atau bekerja terpisah.

Gaming Performance HiTune T2

Lalu tentunya ga lengkap kalau kita ga test gaming. Sebelum itu kita akan test dulu dengan Audio Tester. Secara marketing, Hitune T2 ditargetkan ke arah 60ms untuk latencynya. 

Saat ditest dengan Audio Tester, latency yang dicapainya menyentuh 100ms, masih ga gitu jauh sih meleset hanya 40ms, namun, ternyata true powernya muncul, saat gaming mode diaktifkan dengan mengetuk panel touchnya 4 kali.

Sekarang, saat gaming mode diaktifkan, latencynya turun dibawah 100ms, yang sangat mungkin sudah ketemu dengan 60ms yang ditargetkan. Mending kita coba test gaming sedikit, di Genshin Impact, dan juga Cytus 2, game rhythm yang cukup fast paced.

Cukup puas ga sih dengan performa latencynya? Jujur gw sih sangat. Latency 60ms untuk sebuah TWS biasanya masih jarang ditemukan, dan Hitune berada dalam rentangan budget, so this is a feature that we actually loved. Namun here's a catch, ada satu hal yang menurut gw kurang oke saat gaming mode diaktifkan. Yaitu, TWS ini jadi tidak cocok dipakai untuk mendengarkan multimedia saat gaming mode aktif. Kualitas audionya cukup menurun, dan terdengar bahwa boostnya cukup tinggi. Namun, kalau dipakai buat gaming, yah sebenernya audio qualitynya yang di drop ini ga berpengaruh banyak.

Battery Performance

Lalu ke battery performance. Untuk earbudsnya sendiri di gadang mampu bertahan 4 jam saja, yang sebenernya cukup pas-pasan, tapi buat gw sendiri ga masalah, karena masih sering dilepas setiap 1 jam untuk paling tidak mengistirahatkan telinga ditengah bekerja. Itupun kemudian ditopup lagi oleh charging casenya yang mampu mengisi kembali baterainya hingga kurang lebih 4 kali, sehingga total kalian bisa mendapatkan sekitar hampir seharian operasional. mentopup casenya juga cukup mudah melalui USB Type C, dan it's actually a good thing. Udah 2021, dan Type C semakin merajalela. Nice. Selain itu juga, UGREEN bilang kalau hanya butuh top up 15 menit untuk bisa memiliki power hingga 1 jam. Namun tidak hanya itu saja, Hitune memberikan 1 lagi fitur premium untuk earbuds ini, yaitu Wireless Charging. Dengan semakin banyaknya smartphone yang memiliki wireless charging, dan reverse wireless charging, akan semakin banyak opsi untuk mengisi kembali charging case kalian agar tetap bisa mendapatkan extra charge.

Harga dan Ketersediaan

Lalu berapa sih harganya UGREEN Hitune T2 ini? Untuk harganya, Hitune T2 masih masuk dalam kategori Budget TWS, namun dengan harga yang aga sedikit lebih tinggi yaitu dengan harga 541 ribuan, di Lazada Official UGREEN. Namun harga ini bisa berubah tergantung promosi yang tersedia pada saat kalian pembelian, dan di tanggal-tanggal bagus, gw bahkan pernah melihat harganya jadi 400rban di itu masih super worth it dengan performa dan fitur dari UGREEN Hitune T2 ini. Tentunya kalau kalian tertarik, link pembelian bisa kalian temukan pada kolom deskripsi di bawah yah.

Kekurangan dan Kesimpulan

Sebelum disimpulkan, apakah ada kekurangan di Hitune T2 ini? Well jujurnya, ada. Ga semua fiturnya perfect. Sebagai contoh adalah Gaming Mode nya yang menurunkan kualitas audio. Ini akan sangat berpengaruh kalau kita main Game Rhythm dimana joy dari mendengarkan lagunya jadi aga kurang mantab. Selain itu juga ada soal bentuknya yang lebih menargetkan one size fits-all dan tidak ada silikon tipsnya, yang juga membuat sound isolation dari earphone ini aga kurang. Lalu yang terakhir gw sayangkan adalah tidak adanya in ear detection sensor, yang dapat otomatis menghentikan lagu saat salah satu atau kedua earbuds dilepaskan. Akan tetapi, tentu saja itu bukan berarti Hitune T2 is a bad device. Dari sekian banyak audio TWS Budget, gw cukup suka dengan sound profile dari T2 yang pas banget ditelinga dengan mids dan high yang pas, tidak berlebihan tapi juga tidak flat. Lalu casenya sendiri punya spring yang menahan posisinya, sesuatu yang belum pernah gw temukan pada TWS lain. Selain itu, T2 juga sangat modern secara fitur dengan driver besar, Bluetooth 5.0, bentuk yang ringan dan ergonomis, serta wireless charging, yang bahkan jarang kita temukan dengan price range ini. T2 memang tidak sempurna, tapi bagi kalian dengan budget yang pas, dan punya kesamaan sound profile preference seperti gw, UGREEN Hitune T2 ini adalah opsi terbaik yang bisa dibeli di market saat ini. 

Video Review UGREEN HiTune T2

Trending

Exit mobile version