Gaming
Review Game : Kantai Collection Kai, Kapal Moe Portable
GwiGwi.com – Penggemar kapal-kapal moe, berbahagialah! Karena setelah diundur sejak tahun 2014, kini game besutan Kadokawa dan juga DMM.com yang populer, Kantai Collection melalui versi PS Vita-nya, Kantai Collection Kai, resmi dirilis di Jepang pada 18 Februari 2016 lalu. Game ini bisa dibilang merupakan salah satu game yang paling dinanti para teitoku yang telah mengumpulkan waifu kapal-kapal moe-nya baik melalui versi browser maupun arcade. Pengundurannya yang “selalu” berdekatan dengan tanggal seharusnya game ini rilis, membuat orang-orang bertanya, akhirnya sudah maju? Apakah KanColle Kai ini dapat menghidupi ekspektasi para teitoku? Yuk, kita tilik dari Review Game Kantai Collection Kai berikut.
*JENG JERENG JENG JENG* Seperti biasa pastinya dimulai dengan lagu theatrical war orchestra yang penuh semangat. Opening dari game ini juga sebenarnya cukup menarik, namun sayangnya karena keterbatasan yang dimiliki Vita (ya Sony, bahkan PS Vita butuh kemampuan screenrecording seperti milik PS4) menyebabkan recording tidak memungkinkan dan … kehilangan moment untuk memperlihatkan “indahnya” opening dari KanColle Kai ini. Mari kita bongkar satu-per-satu mengenai Kantai Collection Kai ini.
About
Kantai Collection Kai adalah game besutan DMM.com dan juga Kadokawa untuk PS Vita yang merupakan adaptasi dari seri yang sama, Kantai Collection yang dapat dimainkan via Browser. Kantai Collection bisa dibilang sebagai salah satu pemain utama di DMM yang mempopulerkan “moefikasi” dari benda mati yang mungkin awalnya tidak terpikirkan banyak orang. Hal ini memicu “saudara” lainnya kantai collection seperti Pedang Ganteng (Touken Ranbu), Alat Berat Moe, Pokemon Moe, hingga Gigi .. Moe (dunia ini sudah terkontaminasi sepertinya).
Setelah melalui proses delay yang cukup lama, sejak 2014, Kantai Collection Kai resmi dirilis untuk PS Vita pada 18 Februari 2016 lalu. Perilisannya bisa dianggap hangat-hangat tapi tanggung (ya, ada peribahasa lainnya tapi tidak enak disebut). Hal ini disebabkan oleh karena hype-nya yang sudah menurun akibat pemunduran tanggal rilisnya itu. Namun kini, KanColle Kai resmi mendarat bagi pemegang console underdog Sony (berlaku dibeberapa negara saja. Di Jepang, PS Vita merupakan console yang cukup populer terutama dikalangan “otaku” karena banyaknya dan beragamnya pilihan game).
Perlu diingat, akan ada beberapa perbedaan dengan versi Browser tentunya, dan juga untuk saat ini hanya berada di Region 2/Japan, sehingga kedepannya mungkin akan cukup sulit untuk mencari game ini di Indonesia, dan versi digital hanya bisa di dapat pada PSN Account Region 2 juga.
Gameplay
Tentunya game ini dimulai dengan memilih starter kita. Disinilah kita mulai bisa melihat perbedaan KanColle Kai dengan model Browsernya. Disini terdapat 2 mode. Di kiri, kita akan bisa memilih “starter” eksklusif dari KanColle Kai yaitu 3 bersaudara Light Cruiser Sendai, Naka, dan juga Jintsu. Di opsi yang kanan, kita dapat memulai game dengan starter “dedek-dedek” di kelas Destroyer seperti Inazuma, Fubuki, Sazanami, Murakumo, dan Samidare. Namun bukan hanya itu, ada beberapa tambahan yang … kurang begitu saya kenal (cek wiki saja).
Light Cruiser Starter
Destroyer Starter
Berikutnya kita akan diberikan waktu untuk memasukan nama kita. Disini tidak harus berbahasa Jepang, jadi silahkan bebas memilih inisial favorit kalian.
Setelah ini, beberapa hal akan cukup terlihat familiar bagi returning player KanColle versi Browser-nya. Akan ada 2 screen utama yang disebut sebagai HQ atau Flagship Command dan juga yang saya sebut War Map.
Flagship Command
Disini adalah tempat kita dapat berinteraksi dengan “kapal” kita. Disini adalah tempat untuk me-refuel and re-armed para gadis, membuat peralatan dan kapal baru, memilih quest, menyusun squadron, dan juga meng-upgrade para gadis. Dengan menekan L, kita dapat melihat opsi lain yang lebih bersifat ke setting dan setup.
Ring ditengah akan berubah menjadi orange saat masuk ke bagian ini. Disini kalian bisa save progress kalian, mengatur audio, melihat catatan koleksi kapal, dan juga merubah penampakan HQ kalian.
Para gadis kapal disini akan bergerak (secara tetap. Tidak ada perubahan seiring waktu untuk saat ini. Mungkin akan bertambah seiring waktu?) dan menyambut kalian dengan hangat. Namun, apabila para gadis kapal “rusak”, CG mereka akan berhenti dan berubah kembali menjadi 2D.
War Map
Inilah yang mungkin paling berbeda dengan KanColle di Browser. Para gadis kapal tetap dianimasikan disini jadi kalian akan melihat sesuatu yang lebih fresh. Perbedaan paling mencolok adalah layout sebelum dan selama peperangan. Disini kita dipaksa untuk seddikit lebih tactical sehingga KanColle berubah menjadi game berbasis Turn-Based Strategy. Maksudnya disini adalah akan ada fase turn-end yang memakan waktu 1 hari in-game (bukan 24 jam dunia nyata) yang menggantikan timer yang kita temui di KanColle Browser.
Sebagai contoh, disini timer yang biasanya dalam Jam : Menit : Detik, berubah menjadi Hari. Ini memakan waktu turn kalian, dan turn ini habis saat kita memilih opsi turn-end. Dalam 1 hari, Squadron / Fleet hanya bisa melakukan 1 hal antara berekspedisi, pergi perang, atau melakukan excercise. Excersise disini juga menggantikan PvP yang bisa kita temukan di browser.
PvP berubah menjadi Fleet vs Fleet yang kita miliki dan berada di 1 region
Battle
Diatas adalah step-by-step Battle Phase dari KanColle Kai. Menurut saya walaupun tidak berbentuk Full3DCG seperti yang ditemukan di versi Arcade, saya cukup merasa takjub karena ini bisa dibilang sangat berbeda experience-nya dengan KanColle Browser.
Story
Seperti versi Browser, sebenarnya story dari KanColle Kai itu begitu-begitu saja. Namun, memang inilah KanColle. Storynya yang merupakan sedikit twist fiktif dari sejarah yang dikemas dengan karakter-karakter moe yang diperjuangkan untuk di”cincinkan”
Summary and Verdict
Kantai Collection akhirnya sudah dapat kita nikmati on-the-go dengan dirilisnya Kantai Collection Kai. Namun, dengan adanya delay berkali-kali, mungkin sudah mulai membuat fans merasa jenuh. Dengan beberapa peningkatan disana-sini membuat KanColle Kai menyenangkan untuk dimainkan bagi para fans kapal moe.
Beberapa penurunan dan kekecewaan memang ditemukan pada game ini, namun ini tidak menutup kemungkinan untuk Kadokawa dan DMM untuk meningkatkan lagi kualitas game portable mereka kedepannya karena potensial gamme ini memang ada. Sayangnya kurangnya komitmen Kadokawa dan DMM untuk meluncurkan game ini meningkatkan keraguan tentang apakah Kadokawa dan DMM bisa melanjutkan project ini di Portable.
Secara keseluruhan, it's a great game but, there's still some room for improvement. Walau ada beberapa player yang mengutarakan kekecewaannya terhadap game ini, perlu diingat bahwa game is for fun. Not for perfection. Jadi, bagi kalian yang ingin memainkan game ini, just buy, play and enjoy it, karena game ini cukup fun untuk dinikmati di waktu senggang.
Oh yah, bagi kalian yang sudah melakukan Pre-Order game ini, pastikan kalian mendapatkan 1st Edition Bonus yah 🙂 Bonusnya apa? Bonusnya adalah ……
Yaps. Kalian akan mendapatkan ClearFile Holder dengan gambar POI (Yuudachi) yang imut pake bangets sebagai perayaan dan ucapan valentine dari Kadokawa dan DMM 😀
Sebagai penutup, have some cutie Hibiki 🙂
FSP+ Signing Out~!