TV & Movies

Review Film ‘Where the Crawdads Sing’ Me too di paya dengan twist

Published

on

GwiGwi.com – Mayat seorang lelaki, Chase Andrews (Harris Dickinson) ditemukan di marsh/paya North Carolina. Kecurigaan mengarah pada si mantan pacar, Gadis Paya, Caroline Danielle Clark atau Kya (baca: kaya) (Daisy Edgar Jones). Namun benarkah itu? Apakah tepat menuduh orang yang seumur hidupnya dilabeli aneh begitu saja? Apa yang sebenarnya terjadi?

Adaptasi dari novel yang berjudul sama gubahan Olivia Newman, Where The Crawdads SING bercerita non linear masa persidangan Kya sekarang dan flashback kehidupannya sebagai gadis yang hidup teraSING di paya.

Kya hidup mandiri setelah anggota keluarganya satu persatu pergi akibat perilaku KRDT si bapak (Garret Dillahunt)…yang juga akhirnya pergi. Waktunya banyak dihabiskan berjualan kerang dan mengambar ilustrasi kerang, serangga dan burung-burung yang hidup di sekitarnya. Dia lebih nyaman dengan kesehariannya di sana daripada menghadapi cibiran orang-orang di kota. Sampai suatu ketika dia berSING dengan pemuda-pemuda seperti Tate Walker (Taylor John Smith) dan si calon mayat di present day, Chase Andrews.

Film ini memiliki tone yang agaknya kurang cocok dengan ceritanya. Dibuat seolah drama romantis yang romance nya begiiitu kental sampai sedikit lagi bisa jadi romance YA ala Netflix. Inilah yang membuat twistnya tak begitu menarik, ada kesan yang begitu timpang dengan keseluruhan mood film saat kenyataan dibuka.

Taylor Swift dalam menulis lagu orisinil untuk film ini yang berjudul “Carolina” mengatakan ingin memasukkan nuansa “haunting” dan “ethereal” yang dia rasakan saat membaca bukunya. Itulah mungkin yang hilang dan dibutuhkan di adaptasinya. Secara presentasinya secara teknis oke saja tapi pengarahan nuansanya barangkali kurang tepat.

Seolah filmnya membutuhkan bumbu tambahan agar tidak menjadi straight drama yang lempeng saja. Karena film bisa jatuh menjadi drama cinta segi tiga biasa yang kebetulan bersettingkan di paya dan memiliki kejutan di akhir. The bite in the end is good but the rest of the movie also need it but there isn't much there.

Where The Crawdads SING seakan memiliki subtext mengenai cara seseorang dibesarkan dan tempat di mana ia tumbuh dewasa yang mempengaruhi caranya bertahan hidup. Sayangnya coba saja bisa dikatakan dengan cara yang lebih cocok untuk pesannya.

SurpriSING lots of steamy romantic stuff.

Trending

Exit mobile version