TV & Movies
Review Film Violent Night, Sweary Gorey Christmas Flick with a Heart
GwiGwi.com – Terdapat joke soal anak-anak yang ingin hadiah disk Blue-ray film DIE HARD. Yap, bila disimpulkan, VIOLENT NIGHT adalah HOME ALONE campur DIE HARD.
Santa Klaus (David Harbour) merasa muak dengan pekerjaannya. Dia terus mengumpat sembari minum bir dan gilanya, kencing saat terbang memakai kereta yang ditarik rusanya. Menurutnya Anak-anak sekarang hanya menginginkan video game, game, game dan semakin bersifat konsumtif. Begitu sedihnya sampai dia berkata ini mungkin natal terakhirnya.
Saat mengunjungi rumah Getrude Lightstone (Beverly D'angelo), Santa menikmati kue buatan tangan Trudy (Leah Brady), cucu Gertrude, lain dengan biskuit kemasan yang biasa dia siapkan orang lain. Sejenak dia merasakan kehangatan hari natal.
Begitu akan pergi, Santa melihat Trudy dan keluarganya; si ayah Jason (Alex Hassell), si ibu Linda (Alexis Louder) dan lainnya sedang disekap oleh kelompok penjahat yang dipimpin oleh Mr. Scrooge (John Leguizamo). Tak tega melihat gadis itu menderita Santa memutuskan untuk bertarung menyelamatkan hari.
Saat dikira sinisme dan sadisnya hanya shock value, justru kengacoannya ini membuat cerita VIOLENT NIGHT lebih menarik. Berbagai klise diterabas juga terus memberikan surprise dan twist.
Penokohannya kompeten membahas konflik batin Santa yang lelah dengan natal, Trudy yang mencoba menyemangatinya dan alasan Santa yang punya masa lalu kelam membagi hadiah pada anak-anak. Lucu juga melihat David Harbour barangkali mendapat franchise baru setelah HELLBOY (2019)-nya gagal.
Mr. Scrooge pun diberikan backstory yang masuk akal kenapa dia begitu membenci natal. Maka begitu klimaks terjadi, suspensenya dari sisi drama terasa worth it.
Sadis dan overly sweary stuff nya ini yah mungkin salah pesona filmnya tapi cukup membuat bingung kalau memikirkan siapa sebenarnya target audiens film ini. Bisa jadi fans seri film HOME ALONE yang sudah dewasa dan barangkali merasa Michael, si protagonis film-film tersebut, belum kejam pada para penjahat.
Gorenya barangkali hampir sebanyak film horror slasher. Malahan HALLOWEEN (2018) kalah jumlah tumpahan darahnya. Boleh jadi ada penonton yang hanya mencari komedi merasa kaget dan shock. Memang terasa over the top violence nya beberapa scenenya and not in a funny way juga.
Film natal berrating R ini terkesan hanya menjual sinisme, Santa Klaus nyeleneh, sumpah serah tumpah ruah dan sadisme, lots and lots of blood. Pokoknya ingin kontroversial nan nakal. Namun siapa sangka, di dalam jualan macabre itu, VIOLENT NIGHT memiliki hati, kisah yang menyentuh dan story telling yang kompeten.