TV & Movies

Review Film THUNDERBOLTS*, Kelompok Terapi “SUPERHERO”?

Published

on

www.gwigwi.com – Yelena (Florence Pugh) merasa bosan, atau tepatnya hampa. Semenjak Black Widow (Scarlett Johansson) mati dan tidak jadi balas dendam pada Clint (Jeremy Renner). Curhatlah dia dengan si ayah, Red Guardian (David Harbour), soal dia mengisi waktu dengan bekerja di bawah Valentina (Julia Louis-Dreyfus). Melakukan operasi yang membuat batinnya tak nyaman. Di luar itu? Tidak ada….

Review Film Thunderbolts*, Kelompok Terapi “superhero”?

Sampai Valentina memintanya untuk membuntuti Ghost (Hannah John-Kamen) yang memasuki gudang besar milik Valentina setelah itu dia dijanjikan pekerjaan lebih..”publik.” Di dalam, ternyata Yelena bertemu dengan Taskmaster (Olga Kurilenko), John Walker (Wyatt Russel) si Captain America gagal dari seri THE FALCON AND WINTER SOLDIER dan si misterius Bob (Lewis Pullman).

Di sana mereka menyadari konspirasi untuk menyingkirkan mereka semua. Mau tak mau, para karakter sampingan ini harus bekerja sama. Saat mereka berusaha kabur, Bucky (Sebastian Stan) muncul dan malah menyerang mereka…

Review Film Thunderbolts*, Kelompok Terapi “superhero”?

THUNDERBOLTS* terasa seperti sekuel dari BLACK WIDOW. Film berfokus pada Yelena perihal konflik batinnya yang mencerminkan masalah seluruh tim; merasa pecundang, kurang berharga dan segala problem yang mendorong pikiran ke kegelapan.

Di satu sisi THUNDERBOLTS* berani mengeksplorasi relung ini. Di mana film justru menggali lebih dalam sebab musabab kenapa para hero ini begitu merasa hancur, dan bagaimana mereka saling mengisi atau malah dimanfaatkan orang. Resiko menarik nan berani yang diambil MCU.

Di sisi lain, mungkin klimaks penuh curhat dan introspeksi ini bukan yang dicari fans superhero yang terbiasa aksi menggelegar.

Review Film Thunderbolts*, Kelompok Terapi “superhero”?

Bukan berarti minim baku hantam. Justru THUNDERBOLTS* memiliki koreografi aksi yang cukup memuaskan dan kerja sama tim sekaligus dinamika mereka, apalagi di awal, itu menarik. Coba ada lebih banyak lagi porsinya.

Plotnya cukup segar karena bahaya tidak hanya memburu tim tapi juga Valentina yang terancam lengser jabatannya di senat, jadi tensi terus terjaga walau tidak menyorot Yelena dkk. Sosok yang biasanya cerdas di balik layar, bisa juga terlihat panik dan bertindak ceroboh.

Di ending akhirnya dijelaskan apa maksud tanda “*” di judul dan…wah, langkah yang berani. Apalagi ditambah konflik yang disodorkan di akhir soal apa masa depan tim ini dan hubungannya dengan AVENGERS DOOMSDAY.

All and all, superhero stuff and tease of whats to come in a larger event. MCU is MCUing again.

Trending

Exit mobile version