Box Office

Review Film Sebelum Iblis Menjemput: Ayat 2, Teror Lama yang Belum Tuntas

Published

on

GwiGwi.com – Dua tahun setelah kejadian film pertama yang rilis di tahun 2018, Alfi dan Nara dimintai tolong oleh sekelompok muda-mudi bekas penghuni panti asuhan Bahtera. Di panti asuhan setelah puluhan tahun, begitu juga dengan Alfi yang masih dihantui oleh biang dari semua apa yang terjadi pada diri Alfi dan sekitarnya.

Akankah semua teror ini selesai?? Atau galah makin menjadi??

Well, kali ini sekuelnya diramaikan dengan beberapa aktor dan aktris seperti Baskara Mahendra, Lutesha, Arya Vasco, Karina Salim, Shareefa Daanish, Widika Sidmore, Hadijah Shahab, Ruth Marini, dan Tri Hariono. Kali ini, setelah menghadapi teror yang minimpa keluarga Alfi. Di sekuelnya kali ini Alfi Bertem dengan yang tidak ada sangkut pautnya dengan kejadian di film pertama. Namun mereka memiliki kunci yang sama yaitu menghadapi iblis yang sama.

Dari awal film para penonton tidak diberi nafas sama sekali buat teror yang minimal di sepanjang film. Semua karakter disini kebagian teror nya masing-masing dengan berbagai teror berlapis. Namun sayangnya di sekuel kali ini walaupun teror yang berlapis membuat film ini menyenangkan, sisi drama yang disajikan untuk film ini terasa tertutup dengan berbagai ketegangan yang terjadi di film ini. Andai porsi drama ditambahkan sedikit mungkin dari segi ceritanya akan terasa lebih kuat.

Pada sebuah sekuel, pasti ada pengembangan karakter yang terjadi Alfi sebagai karakter kunci di film ini berhasil melakukan pengembangan karakter yang luar biasa, Selain itu Baskara Mahendra juga melakukan performa yang cukup baik sebagai penjembatan dari karakter alfi dan kelompok anak-anak panti. Widika Sidmore berhasil mencuri perhatian karena ia menyimpan sesuatu di cerita film ini dan membawa plot twist yang cukup mengejutkan di konklusi film ini.

Dari segi visual efek, semua di eksekusi dengan apik menurut saya. Karena saya menonton marathon film SIM (Sebelum Iblis Menjemput) 1-2 di bioskop di hari yang sama dengan permainan kamera, dan visual efek praktikal dan CGI sama seperti film-film Mo Brothers yang sudah-sudah. Namun tetap keren. Sound nya pun gak bikin budeg, namun tetap nendang di setiap momen dan jumpscare yang tetap nendang di sepanjang film.

Secara keseluruhan, memang sekuelnya agak lemah di sisi drama pada ceritanya dibanding film sebelumnya. Tapi film ini tetap menghentak dan menyenangkan. Makin banyaknya plothole di film ini mungkin saja bisa terjawab di sekuel nya nanti kalau dibuat. so Gwiples, buat kalian yang suka film horor silahkan menonton film satu ini!

Trending

Exit mobile version