Film Jepang
Review Film Romance Doll, Kisah Haru Biru Si Pembuat Sex Doll
GwiGwi.com – Tetsuo (Issey Takahashi) lulusan jurusan seni di Salah satu universitas Jepang, tengah mencari pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang ia pelajari di bangku kuliah.
Suatu saat ia dipanggil interview untuk sebuah perusahaan pembuat mainan, yang ternyata perusahaan tersebut Iadalah produsen sex doll. ia pun diterima dan bekerja dengan sungguh-sungguh untuk membuat sex doll terbaik yang pernah ada.
Hingga suatu saat, ia bertemu dengan Sonoko (Yu Aoi) seorang model yang ditipu oleh Tetsuo dimana sebelumnya ia diminta untuk menjadi model untuk membuat Implan payudara namun ternyata Tetsuo memanfaatkan Sonoko untuk menjadi contoh sex doll yang akan diproduksi.
Tiba-tiba saja Tetsuo dan Sonoko saling jatuh cinta dan berbagai kejadian pun terjadi.
Film yang rilis pada tanggal 5 Juli 2020 yang tayang di layanan streaming Netflix ini merupakan adaptasi novel yang berjudul sama karangan Yuki Tanada yang juga duduk di bangku sutradara dan menulis naskah untuk film adaptasi Ini.
Dibintangi oleh Issey Takahashi sebagai Tetsuo dan Yu Aoi sebagai Sonoko chemistry mereka berdua disini terlihat sangat luar biasa sehingga atmosfer Yang disajikan di film Ini terlihat sangat apik.
Sang penulis novel sekaligus sutradara dan penulis naskah Film Ini mengemas filmnya dengan baik flow ceritanya Tidak terlalu buru-buru semua disajikan secara pas membuat penonton juga terbawa suasana akan cerita yang disajikan.
Mungkin tema love at first sight memang sangat umum di industri perfilman, Namun kali ini romance doll mengemasnya dengan Tidak biasa kita juga akan melihat tentang industri sex toys dan bagaimana masyarakat Jepang Yang diwakili oleh Tetsuo yang dimana sangat totalitas dalam melakukan sebuah pekerjaan.
Secara keseluruhan, film Romance Doll Ini memiliki formula yang sama dengan drama romance pada umumnya. Namun dikemas dengan Luar Biasa dan berhasil membuat penontonnya terbawa suasana haru biru dengan kisah Yang disajikan.