Box Office

Review Film Ready or Not, malam pengantin yang penuh darah

Published

on

GwiGwi.com – Sejak kecil Alex Le Domas (Mark O’Brien) dan Daniel Le Domas (Adam Brody) sudah dihadapkan dengan hal-hal mengerikan.

Hal Ini yang membuat semuanya berjalan turun-temurun. Beranjak dewasa, semua tradisi itu tak pernah berganti.

Meski Alex sudah menentang dan khususnya, Daniel yang menganggap semua ini gila, justru masih tetap diam saja.

Advertising
Advertising

Kemudian, tiba saatnya tradisi itu dilanjutkan. Semuanya dimulai ketika Alex memilih menikah dengan Grace (Samara Weaving) gadis yang dikenalnya selama 18 bulan.

Malam tradisi dimulai oleh keluarga Le Domas. Tradisi yang sekiranya hanyalah permainan belaka. “Hide and Seek” atau petak umpet. Hal ini harus dijalani oleh Grace yang katanya sudah tradisi keluarga Le Domas. Namun Ini bukan sekedar petak umpet biasa.

Siapa yang bisa menolong Grace? Alex, sang suami? Ah, entahlah.

Memang banyak film-film bertemakan permainan dan disebut sebagai horor.

Namun, semuanya terlihat biasa-biasa saja. Ready or Not pun seperti itu.

Hanya saja kegilaan ini yang lebih mengerikan ketimbang bagaimana adegan-adegan brutalnya disajikan.

Satu lagi film ini menyisipkan bagaimana komedi satir disampaikan.

Duet sutradara Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillett memang sudah terbiasa menciptakan kengerian lewat film-film horor yang pernah mereka garap seperti Devil’s Due, V/H/S, Southbound.

Tapi, film Ready or Not sedikit berbeda. Naskah yang baik mampu memberikan gambaran bagaimana cerita ini berproses.

Gak asik rasanya mentertawakan orang-orang gila, yang kadang memang bertingkah lucu.

Selingan komedi yang benar-benar gelap disajikan di film ini. Komedi yang membuat horornya tak terasa menakutkan, akan tetapi menegangkan.

Lagi-lagi, naskah yang disajikan cukup matang. Selain horor, komedi seperti kegilaan di dua sisi baik dair keluarga Le Dolmas dan Grace disajikan.

Sometimes, lo akan menertawakan bagaimana kehidupan dari keluarga Le Dolmas yang semuanya terlihat baik-baik saja.

Namun di satu sisi, lo akan menertawakan pula bagaimana paniknya Grace yang sebenarnya juga ‘gila’ menghadapi sekumpulan orang-orang gila seorang diri.

Tak banyak yang mengenal nama aktrisnya yang Jadi peran utama di film Ini, Samara Weaving. Paling mudah untuk diingat ia adalah model video klip Charlie Puth di lagu berjudul “Attention”. Oh, dia memang gila.

Mencuri perhatian Charlie Puth dengan elegan dan sensual.

Namun, Samara Weaving kemudian mencuri perhatian di film Ready or Not.

Samara Weaving berhasil mentransformasi dirinya menjadi wanita yang ‘nakal’, kemudian berpikir logis, shock dan kemudian memulai kegilaannya sendiri.

Sosok Grace yang diperankannya hanya membutuhkan satu dorongan khusus, agar karakter aslinya benar-benar keluar.

Semua diceritakan dengan tertata rapi. Namun, Ready or Not bukannya tanpa kelemahan. Dibalik matangnya alur cerita, beberapa plot terasa janggal.

Bahkan, satu twist yang coba untuk dihadirkan sebenarnya tak mengejutkan.

Secara keseluruhan, film ini benar-benar tampil baik menyajikan sekaligus menggiring penonton pada kesintingan yang mungkin saja tersimpan jauh di salah satu sisi otak dan hati kita semua.

Trending

Exit mobile version