TV & Movies
Review Film Qodrat, An Action Pack with Supernatural
GwiGwi.com – Ustadz Qodrat (Vino G. Bastian) si ahli ruqyah. Namun, kemampuannya tidak mampu menyelamatkan sang anak, Alif Al Fatanah (Jason Bangun), yang jiwanya dipermainkan oleh iblis As-Suala.
Ustaz Qodrat gagal merukiah Alif, hingga anaknya sendiri ini meninggal dengan kondisi yang mengenaskan. Lantas ia pun mendekam di jeruji besi.
Setelah bebas, ia pun kembali ke pesantren Kahuripan di desa kober. Tempat Ustadz Qodrat menuntut ilmu.
Namun terjadi berbagai kejanggalan di desa ini, disinilah keimanan Ustadz Qodrat dipermainkan oleh Iblis. Maka ia harus menghadapi gangguan iblis As-Suala.
Film ini digadang-gadang menjadi horor yang berbeda dengan lainnya. Ternyata hal tersebut sesuai dengan apa yang ingin disampaikan sajian drama, horror, action menjadi satu dan menjadi sebuah sajian yang seru dari awal hingga akhir film.
Film ini juga kita melihat Vino G. Bastian bermain di film horror untuk pertama kalinya, dan effort sang aktor cukup total yang mempelajari kembali ilmu agama dan bacaan-bacaan ruqyah yang ada di film memang sungguhan dalam praktik Ruqyah.
Gak seru dong kalo Vino gak sepaket dengan sang istri tercinta yaitu Marsha Timothy? Dalam film ini keduanya memiliki porsi yang banyak dan matang. Peran Ustadz Qodrat yang dibintangi oleh Vino. Sementara Marsha sebagai Yasmin yang juga dirasuki oleh iblis As-Suala.
Sebagai suami istri beneran, Vino dan Marsha justru harus saling menyakiti di film horor mereka ini. Saat dirasuki oleh iblis, sosok Yasmin berusaha untuk membunuh Ustaz Qodrat dengan berbagai cara.
Kolaborasi akting pasutri ini nendang abiezz. Keduanya mampu membawa peran mereka masing-masing dengan sangat baik. Apalagi saat memasuki adegan klimaks, Vino dan Marsha berhasil mewujudkan adegan yang super intens.
Charles Gozali sang sutradara, ingin membuat film Qodrat mempunyai sisi yang menarik. Salah satunya dengan pengambilan angle kamera.
Pak Charles dan tim tampak memutar, bolak-balik ke atas, ke bawah, ke samping, diputar lagi angle kameranya, demi mewujudkan scene yang amazing. Kalau dipikir-pikir, proses pengambilan gambar yang seperti itu pasti susah.
Charles juga menunjukkan performa maksimal dengan sinematografi. Dalam film ini, sinematografi tampak menjadi salah satu peran penting. Apalagi demi mewujudkan penampakan makhluk halus dalam sebuah gambaran, antara ada dan tiada. Hasilnya liat sendiri di filmnya.
Scene-scene yang disajikan, serta aksi seru Ustadz Qodrat dalam menghadapi gangguan makhluk halus membuat film ini sangat bikin deg-degan dan berdecak kagum para penonton termasuk gue pribadi. Bravo!!!
Secara keseluruhan, film Qodrat berhasil memberikan sajian yang menyeramkan namun juga seru untuk dinikmati hingga akhir film.
Sekuel?? Bisa jadi. Karena peluang tersebut terbuka sangat lebar.
Kalian bisa menyaksikan film Qodrat di bioskop mulai 27 Oktober 2022 di bioskop seluruh Indonesia.