TV & Movies
Review Film Pamali: Tumbal, Tragedi, Tawa dan Tuyul
www.gwigwi.com – Uang milik para penduduk desa belakangan lenyap tanpa jejak. Begitu pun dengan para perempuan. Kepala desa, Pak Sukiman, (Verdi Solaiman) meyakinkan para keluarga yang kehilangan untuk tetap tenang.
Sementara itu Putri (Kesiya Levronka) ingin pergi mengikuti seleksi karyawan pelayaran untuk membantu ekonomi keluarga. Si ibu, Ambar (Djenar Maesa Ayu) menentangnya karena tidak ingin putrinya pergi meninggalkan dia dan adiknya, Aji (Krishna Keitaro).
Review Film Pamali: Tumbal, Tragedi, Tawa Dan Tuyul
Tetiba sang ibu menghilang. Berkat petunjuk dari Aji, maka pergilah Putri, temannya Kiki (Ummi Quary) dan Cecep (Fajar Nugra) ke sebuah pabrik tua untuk mencarinya. Di sana mereka menemukan fakta mengerikan….uang, tumbal dan tuyul….
Sesederhana itu plot film adaptasi gim PAMALI: THE LITTLE DEVIL, berjudul PAMALI: TUMBAL ini. Plot yang bisa membuat penonton fokus pada seram-seraman dan mengejutkannya, komedi dari celetukan Kiki dan Cecep. Paduannya cukup menarik dan bisa dibilang beda dibanding horror kebanyakan.
Review Film Pamali: Tumbal, Tragedi, Tawa Dan Tuyul
Tema yang dibahas mengenai ketamakan yang menghalalkan segala cara pun sebenarnya cukup menarik. Mengingatkan dengan horror ala zaman Suzanna yang kadang kental pesan moral.
Sayangnya mayoritas scare PAMALI TUMBAL terasa terlalu horror klasik di mana triknya mudah diantisipasi, hingga efek keseraman berkurang. Tuyul yang menjadi jualan utama malah terasa tersalip oleh sosok kuntilanak hitam.
Komedinya awalnya menarik, namun lambat laun menjadi ketebak momennya dan agak mengganggu alurnya. Film terkadang seperti pause sebentar supaya Ummi Quary bisa bercanda.
Review Film Pamali: Tumbal, Tragedi, Tawa Dan Tuyul
Cerita terasa diperlama untuk premise yang sederhana tanpa polesan ketegangan baru untuk lebih memaku perhatian. Kedalaman karakter Putri yang awalnya menarik tetapi begitu keseraman dimulai, tidak ubah karakter penyintas di genre horror pada umumnya. Hingga karakter Kiki dan Fajar yang malah lebih menghibur sayangnya kebanyakan untuk komedi saja, meski Fajar mendapat momen penting.
PAMALI: TUMBAL adalah film ketiga dari trilogi film PAMALI yang penulis akui belum melihat dua film sebelumnya. Bila memang gaya horror demikianlah yang membuat bertahan, fans boleh jadi akan senang berteriak dan tertawa pada tanggal rilis 7 Agustus 2025.