TV & Movies

Review Film Mortal Kombat II, Semakin Berani Bermain

Published

on

www.gwigwi.com – Kitana (Adeline Rudolph), Putri Edenia, menyaksikan ayahnya tewas dibunuh Shao Kahn (Martyn Ford) dan dunianya direbut oleh raja Outworld itu. Ditemani pengawalnya, Jade (Tati Gabrielle), dia kini mewakili dunia penjajahnya itu dalam turnamen Mortal Kombat.

Di sebuah convention, Johnny Cage (Karl Urban) adalah aktor yang dulu populer dan kini tidak lagi. Tetiba dia diminta Raiden (Tadanobu Asano) untuk mengikuti turnamen Mortal Kombat ke 10, di mana dunia manusia menjadi taruhannya.

Review Film Mortal Kombat Ii, Semakin Berani Bermain

Kisah Kitana inilah yang menjadi landasan drama MORTAL KOMBAT II dan Adeline Rudolph mampu menjiwai pergolakan batin Kitana dan koreografinya. Saat dikira tipikal cerita demikian membuat bosan, aktingnyalah yang terus memaku perhatian.

Sementara Johnny Cage tidak terasa sekedar memenuhi permintaan fans untuk nongol saja. Memang ucapan nyelenehnya berfungsi memecah kekakuan situasi ala cerita fantasi tipikal dan justru membawa hiburan baru yang tak disangka, apalagi hubungannya dengan karakter Baraka (CJ Bloomfield).

Story Arc Jhonny untuk pede jadi jagoan di luar layar film pun juga cukup efektif tersampaikan.

Review Film Mortal Kombat Ii, Semakin Berani Bermain

Beberapa fight scene awalnya terasa agak lambat dan kurang hentakan, tetapi semakin film bergulir, apalagi saat Liu Kang (Ludi Lin) dan Kung Lao (Max Huang) yang hidup lagi beradu, wow.

Drama dua sahabat itu dan koreografinya yang memunculkan beragam gerakan dari game yang bukan asal fan service tapi memang direpresentasikan dengan cakap, sungguh wew.

Kalau hanya adu gebuk saja kurang seru saat pertarungan selesai, tapi MORTAL KOMBAT II doyan melemparkan twist nan kejutan yang menebalkan suspense.

Review Film Mortal Kombat Ii, Semakin Berani Bermain

Sungguhan terasa menegangkan menebak siapa yang akan mati dan apa yang akan terjadi. Untuk film adaptasi gim tarung yang track recordnya waduh, menarik sekali filmmaker, tak hanya soal baku hantam, tapi juga peduli bagaimana naratif gubahan mereka menarik.

Mungkin yang kurang menendang, walau koreografinya nendang, mukul dan menebas, adalah kehadiran kembali Scorpion (Hiroyuki Sanada) dan Bi Han, yang kini hidup kembali menjadi Noob Saibot (Joe Taslim).

Atraksi baru skill mereka memang asik, hanya saja pertarungan mereka terasa ronde kedua saja. Entah bila ada film ketiga, apa mereka akan kembali dan saling cakar lagi saja? Semoga saja filmmaker berani mentwist seperti yang dilakukan di gim MORTAL KOMBAT I, di mana Scorpion dan Bi Han menjadi teman.

Sesuai judul review, itulah impresi yang kuat terasa dari sekuel MORTAL KOMBAR (2019) ini.

Seakan sudah pede penonton mau nyemplung lebih dalam turnamen pertarungan berdarah ini, filmmaker menghadirkan dan mendalami beragam dunia dan karakter baru, juga memainkan ekspektasi yang bisa mengejutkan, dan dibalut dengan drama yang passable, tak membuat pertumpahan darah tidak kosong asal gebuk saja.

Bila treatment naratifnya demikian, makin penasaran melihat lebih banyak lagi karakter muncul dan beradu.

So, whose next?

Trending

Exit mobile version