TV & Movies

Review Film Mercy, Nasibmu di Tangan AI

Published

on

www.gwigwi.com – Timur Bekmambetov yang pernah memproduseri Searching sekarang kembali lagi dengan film terbarunya, Mercy. Walau temanya masih mirip, namun Mercy ber setting masa depan dimana California yang putus asa dengan tingginya kriminalitas membuat pengadilan AI untuk menjadi hakim,juri, dan algojo dari para terdakwa yang melakukan kejahatan berat agar mempersingkat durasi oengadilan yang selama ini terlalu lama.

Review Film Mercy, Nasibmu Di Tangan Ai

Detektif Chris Raven (Chris Pratt) dituduh membunuh istrinya, Nicole Raven (Annabelle Walls) namun Chris tidak ingat apa saja yang dia lakukan di hari naas itu apalagi membunuh istrinya sendiri. Hakim AI yang bertugas menangani kasus ini dinamai Maddox (Rebecca Ferguson) memberinya waktu 90 menit untuk mencari bukti bukti yang dapat membebaskannya dari hukuman mati. Chris harus dapat menggunakan waktunya sebaik mungkin agar ia tidak dihukum mati.

Kalau dalam Searching dimana David Kim menelusuri sosmed putrinya demi menemukannya , Chris malah mendapat kebebasan penuh dari Maddox (termasuk akses ke hp dan komputer pribadi) untuk menelusuri cctv, database, sosmed, dll milik semua orang. Pelan pelan Gwiple dibawa menelusuri jejak dan kehidupan Chris yang tidak seluruhnya positif. Gwiple akan ikut berpikir apa motif dan bagaimana pembunuhan terhadap istri Chris itu dilakukan.

Review Film Mercy, Nasibmu Di Tangan Ai

Walau temanya mirip dengan Searching tapi Mercy masih tetap terasa fresh diwarnai ketegangan dan misteri sepanjang film berlangsung walau membuat agak waswas mengingat betapa gampangnya otoritas berkuasa alias Maddox dapat mengakses data data kita tanpa batas. Terlebih menjelang akhir film akan banyak plot twist yang membuat Gwiple kaget.

Mercy sudah dapat disaksikan di bioskop bioskop dan amatlah worth it.

Trending

Exit mobile version