Box Office
Review Film: Long Shot, antara Cinta dan Karir
Gwigwi – Fred Flarsky (Seth Rogen) bekerja sebagai seorang jurnalis yang menuliskan politik dengan kritik Yang nyelekit. Suatu ketika, Fred bertemu kembali dengan wanita yang disukainya sejak kecil, Charlotte Field (Charlize Teron). Charlotte yang merupakan Menteri Luar negeri Amerika Serikat sekaligus pengasuh Fred saat berumur 13 tahun.
Suatu ketika Charlotte bersiap maju menjadi calon Presiden Amerika Serikat. Kemudian mereka pun dipertemukan kembali ketika Charlotte mempekerjakan Fred untuk menulis pidatonya. Fred membantu dalam setiap pidato kampanye Charlotte. Ya witing tresno jalaran Soko kulino hubungan profesional mereka bercampur dengan cinta lama yang bersemi kembali.
Film komedi romantis arahan Jonathan Levine ini mengangkat tema percintaan antara seorang wartawan dengan calon kandidat presiden yang berawal dari hubungan professional menjadi hubungan asmara serius. Konflik hubungan mereka pun sangat cepat terselesaikan padahal cerita yang diusung sangat menarik dan didukung dengan ansambel cast yang Luar biasa. Namun semua dieksekusi dengan cepat sangat disayangkan sekali untuk sebuah Film komedi romantis.
Walau kurang di plot cerita, nilai plus dari Long Shot adalah humor-humor ala Seth Rogen yang benar-benar lucu namun mungkin tidak semua penonton dapat memahami candaan tersebut. Salah satu hal yang terlihat jelas adalah bagaimana sang presiden AS terlihat tidak memahami tugasnya dan bagaimana Charlotte mirip Hillary Clinton, mereka sama-sama menjadi Menlu dan menjadi kandidat presiden AS hanya saja beda pada hasil pemilu saja.
Perlu diperhatikan juga bahwa di film ini menampilkan adegan penggunaan amphetamine dan zat adiktif lain sehingga belum tentu dapat diterima sebagian masyarakat Indonesia.
Overall, Long Shot menjadi film yang cukup menghibur sebagai sebuah film komedi romantis yang ringan walau berlatar dunia politik namun dapat dicerna dengan mudah bagi kita penonton awam.