TV & Movies
Review Film Karate Kid Legends, Sebuah Warisan yang Terus Berlanjut
www.gwigwi.com – Kisah klasik Karate Kid kembali berlanjut di film ini, dikisahkan Li Fong (Ben Wang) murid dan juga keponakan dari Mr. Han (Jackie Chan) yang sudah memiliki perguruan di beberapa cabang di Beijing pasca kejadian di film versi 2010.
Karena ibunya (Ming-Na Wen) akan pindah ke New York mau tidak mau Li harus ikut hijrah ke kota besar tersebut.
Disana, Li Fong mengalami culture shock yang sangat drastis. Ia pun harus beradaptasi hingga bertemu dengan Mia (Sadie Stanley) anak seorang pemilik kedai Pizza yang sedang mengalami Survival Mode di kota Big Apple tersebut.
Konflik pun mulai muncul ketika Connor Day (Aramis Knight) mantan pacar Mia yang gamon alias gagal move on mulai mengganggu dan Li Fong pun berusaha membela diri.
Review Film Karate Kid Legends, Sebuah Warisan Yang Terus Berlanjut
Momen ini lah yang menjadi pertaruhan soal harga diri di kejuaraan bela diri di Five Boroughs Tournament.
Dalam mempersiapkan hal tersebut, Li tidak sendirian. Karena bukan cuma Shifu Han yang membimbing, ada seorang rekan lama yang juga akan membentuk Li untuk menghadapi berbagai hal yang bukan cuma sekedar menang kejuaraan.
Film yang disutradarai oleh Jonathan Entwistle (series The End of F**king World) disini ia memiliki tugas yang menurut gue cukup berat yaitu bagaimana meng-canon-kan seluruh kisah Karate Kid yang dimulai sejak tahun 1984 ini menjadi sebuah kontinuitas yang bisa dinikmati lintas generasi.
Dengan teknik tambal sulam yang dilakukan di film ini, menurut gue hal ini berhasil dan relasi antara Mr. Han dan sahabat lamanya adalah hal yang sangat cerdas dan kita bisa menerima dan “memaafkan” film Karate Kid versi 2010.
Dengan timeline pasca serial Cobra Kai yang sukses dari segi kualitas, membuat film ini juga menyajikan sesuatu yang lebih segar dan juga nostalgia bagi penonton film lawasnya.
Review Film Karate Kid Legends, Sebuah Warisan Yang Terus Berlanjut
Ben Wang sebagai Li Fong emang punya bakat dan berhasil tampil solid dan membawa energi baru.
He’s not a zero to hero, tapi memang sudah punya bekal namun ia belum bisa menerima apa yang terjadi pada dirinya di masa lalu.
Secara visual dan koreografi, film cukup baik. Adegan pertarungan disusun rapi dan tetap menyenangkan untuk diikuti.
Meskipun bukan yang terbaik dalam franchise ini, keseruan adegan pertarungan tetap menghibur dan membuat martial arts terlihat keren dan tetap kekinian.
Dinamika “two branch, one tree” pun juga cukup menarik untuk diikuti bayangkan saja satu murid dua guru yang memiliki prinsip dan treatment mengajar yang berbeda dan Li Fong harus bisa adaptif untuk mencerna semuanya.
Review Film Karate Kid Legends, Sebuah Warisan Yang Terus Berlanjut
Esensi film ini pun juga tetap dijaga bahwa bela diri bukan untuk gagah-gagahan namun untuk lebih mawas diri dan melindungi yang lemah tanpa terlihat pongah. Karena martial arts it’s a way of life too.
Akhir kata, Karate Kid Legends berhasil menjembatani keseluruhan kisah franchise Karate Kid dan melanjutkan sebuah warisan tanpa terkesan klise dan mampu menyajikan sesuatu yang baru hingga mampu dinikmati lintas generasi.