Box Office

Review Film Justice League Snyder Cut, is it good or bad?

Published

on

GwiGwi.com – Pada akhirnya ini jadi momentum bersejarah bahwa “Power of the fans” punya pengaruh bear di ranah pop culture. Mereka kecewa dengan theatrical release di tahun 2017. Versi zack snyder ini udah 3/4 jadi namun dikarenakan family matters ia mengundurkan diri dan ditanganin ama Joss Whedon yang merupakan a wise choice di masa itu…tapi ya beda gaya sutradara dimana joss whedon ngereshoot almost 30-70% film yang udah dibikin ama zack snyder.

Dengan durasi hampir 4 jam bener-bener dimanfaatin snyder buat presentasi filmnya gak dipanjang panjangin ,terutama saat pengenalan 3 hero baru, cyborg,flash dan aquaman. Dengan gini tanpa film solo pun kita bisa tahu latar belakang mereka serta backstory soal mother box di chapter “age of heroes”.

Premisnya kurang lebih sama, tapi lebih mendetail selain pengenalan para hero dan character development Karena efek film sebelumnya di BvS: Dawn of Justice kita liat karakter Batman, Wonder Woman, Lois Lane, Martha Kent bahkan masyarakat di kisah tersebut semua kehilangan akan sosok Superman.

Jokes nya pun beda dengan Justice League versi whedon. Banyak bagian jokes yang bermaksud ngelawak tapi gak kena di versi Whedon kayak flash nindih ww,ga ada aquaman ngedumel pas dudukin lasso,dll. Humor tetap ada di Snyder Cut, tapi masih dalam tahap wajar seperti pas flash ngobrol bareng cyborg membicarakan Wonder Woman, lumayan membuat kita tersenyum tipis.

Untuk sosok villain nya, Steppenwolf terlihat mengintimidasi, tapi penampilan darkseid yg paling mencuri perhatian. Disamping itu Steppenwolf punya sorot mata berbinar-binar imeskipun terlihat menyeramkan tapi masih ada soft side nya dari sosok seorang villain.

Parademon disini more than just villain minions, bukan kroco lemah yang typical film action superhero, kalau di JL Joss Whedon parademon nya takut ama telolet yang gak sengaja ditemuin Batman pas ngejar parademon di Gotham. Malah sebaliknya Batman dan Alfred menciptakan gauntlet yang bisa menanggulangi serangan. Parademon ini bener-bener dihadapi ama para hero disini dengan effort luar serta taktik yang udah dipersiapkan oleh Batman dan kawan-kawan.

Untuk action sequence jelas ini keahlian Snyder, suka dengan pertarungan yang terjadi di Man of Steel atau pertempuran epik ala 300, tidak perlu dikhawatirkan lagi. Versi Zack Snyder lebih superior dibandingkan versi di tahun 2017, seakan versi sebelumnya menjadi versi “ramah dan hemat durasi” dibandingkan versi ini. CGI cukup bagus, ya ada beberapa scene yang kurang, sehingga kelihatan kalau bagian tersebut adalah bagian additional scene, tapi tidak terlalu banyak walaupun sangat disayangkan karena menyangkut “sesuatu”.

Soal format layar atau ratio. Awalnya bingung juga dengan pilihan format layar filmnya. Pas nonton juga berasa ga dapat experience penuh dengan pilihan format tersebut di layar device widescreen. Ternyata memang dishoot untuk format IMAX. Dan di awal film disebut sebagai ’The beauty of classic form' dan baru mudeng belakangan.

Di adegan-adegan baru film ini yang tidak ada di film versi sebelumnya, Snyder banyak membuat shot yang vertical oriented. Sebut saja : Darkseid berdiri tegak menjulang, Steppenwolf mengayunkan kapak, Superman terbang menjulang ke langit, Wonder Woman turun mendarat dari langit, Batman memanjat dengan Nightcrawler dll.

Adegan-adegan ini akan terlihat lebih epik dengan format vertical oriented akan ‘less-impact' jika disajikan dengan format widescreen. Ketinggiannya diredam dan dijepit oleh ruang lebar yang menghampakan keberadaannya. Gue ngerasa Snyder paham betul dengan style ala buku komik, bahasa visual ‘tegak' seperti ini adalah bahasa utama dalam komik untuk mengemas sebuah action.

Scoringnya Junkie XL sangat apik !!! paling suka acapella ketika scene bruce nganter arthur nyemplung laut. Mengingatkan gue akan Lord Of The Rings. Juga untuk adegan lainnya yang seakan-akan membuat adegan lebih hidup.

Secara keseluruhan visi Zack Snyder untuk membangun semesta DC Comics versi film sangat jelas di film ini dengan segala faktor di film ini. Justice League Snyder Cut berhasil menyajikan kisah serta aksi untuk sebuah film superhero yang semestinya untuk adaptasi komik DC. Nikmati saja dan jangan dibandingkan dengan MCU yang Sudan tertata dengan rapi untuk jagad Sinema nya.

Setelah film ini, apakah visi dari Zack Snyder ini akan menjadi pakem untuk bagaimana semesta DC selanjutnya?? Apakah fans siap menyuarakan #RestoreTheSnyderverse ??

Trending

Exit mobile version