TV & Movies
Review Film In The Lost Lands, potentially good but…
Gray Alys (Milla Jovovich), seorang pejuang misterius yang hidup dari upah berburu makhluk magis, menerima tugas berisiko dari Ratu yang haus kekuasaan (Elena Satine).
Misi yang dilakukan adalah memasuki “Lost Lands”, wilayah terlarang yang dipenuhi kegelapan, untuk mencuri rambut dari penyihir paling berbahaya, Lira (Kristina Klebe).
Namun, harga yang diminta Lira bukanlah emas, melainkan jiwa manusia. Di tengah kebimbangan, Gray Alys bersekutu dengan sang pemandu, seorang manusia serigala bernama Boyce (Dave Bautista), yang menyimpan rahasia kelam.
Film yang merupakan adaptasi dari cerpen karangan George R.R Martin yang terkenal lewat Game of Thrones ini. Disutradarai oleh Paul W.S Anderson dan dibintangi oleh istrinya yaitu Milla Jovovich dan juga Dave Bautista.
Film ini bisa dibilang jadi ajang comeback nya Milla setelah terakhir ia bermain di film Monster Hunter (2020).
Disamping kisah perburuan, hubungan antara Gray Alys dan Boyce menjadi inti dari film ini, namun pengembangan kisah ini sangat lambat.
Meskipun didominasi adegan aksi, film ini lebih menekankan pada ikatan antara kedua karakter utama yang memberikan nuansa unik dalam dunia yang suram dan penuh bahaya.
Ditambah chemistry antara dua pemeran utama, Milla Jovovich dan Dave Bautista, kurang memuaskan, hubungan yang seharusnya emosional atau menggugah justru terkesan kaku. Hal ini menjadikan karakter yang mereka mainkan kurang terasa emosinya. SAYANG BANGET.
Film ini mengangkat tema kekuasaan, hasrat, dan pengorbanan di mana hal-hal gaib berkuasa. Jauh dari kata realistis, film ini penuh dengan hal yang penuh imajinasi.
Tontonan buat yang suka tema fantasi yang kompleks dan kisah-kisah epik. Namun bagi yang tidak menikmati hal seperti ini, film ini akan terasa panjang, dengan narasi yang terlalu bertele-tele dan rumit untuk dipahami.
Visual efeknya pun seharusnya memperkaya cerita dan memanjakan mata justru terlihat artifisial dan kurang halus. Hal ini mengurangi kesan realistis yang diinginkan.
Akhir kata film In The Lost Lands dapat menjadi pilihan tontonan untuk mengisi waktu luang di bulan Ramadhan ini. Meskipun terdapat kekurangan film ini masih bisa untuk dinikmati pecinta film aksi fantasi.