Box Office
Review Film HELLBOY, kembalinya si anak iblis
GwiGwi.com – Hellboy 2019 merupakan reboot dari dua film terdahulunya yang disutradarai oleh Guillermo del Toro. Film kali ini mendapatkan sutradara baru, Neil Marshall sedangkan Hellboy dimainkan oleh David Harbour yang menggantikan Ron Perlman.
Pada film ketiga ini, yang lokasi utamanya di Inggris berpusat pada legenda Raja Arthur menceritakan tentang Hellboy yang harus melawan Nimue (Milla Jovovich) seorang penyihir yang menginginkan kaum Demon menguasai dunia.
Pada jaman dahulu kala, Nimue dikalahkan oleh Raja Arthur dan Merlin namun Nimue tidak bisa mati dan Raja Arthur memutuskan memutilasi sang penyihir dan menyembunyikan potongan-potongan tubuhnya ke berbagai tempat di Inggris. Gruagach, seekor monster yang mengetahui tentang Nimue memutuskan untuk membangkitkan sang penyihir demi mendapat kekuatan untuk membalas dendam pada Hellboy.
Untuk mencegah hal itu, Hellboy mendapatkan bantuan dari Alice (Sasha Lane) yang pernah ditolong oleh Hellboy dan seorang agen dari MI-11bernama Daimio (Daniel Dae Kim) yang amat membenci monster serta mahluk mistis lainnya.
Selain melawan Nimue, Hellboy juga menjadi target dari manusia-manusia yang ingin membunuhnya karena ia dianggap berbahaya bagi kehidupan umat manusia, sehingga membuatnya bertanya-tanya kenapa ayah angkatnya, Trevor (Ian McShane) memutuskan untuk mengadopsinya saat ia masih kecil. Hellboy juga menjadi bimbang apakah ia masih harus membantai “saudara-saudara”nya sesama ras Demon dan monster hanya untuk melindungi umat manusia yang membencinya.
Sosok hellboy pun dimainkan dengan Apik oleh David Harbour Yang sukses lewat peran nya di serial stranger things. Tanpa melupakan aktor sebelumnya namun terlihat seperti ron Perlman cuman versi usia Yang lebih muda saja
Hellboy 2019 terkesan lebih serius daripada dua film sebelumnya walau masih dibumbui oleh humor-humor. Satu hal yang mencolok dari film ini adalah banyaknya adegan pertarungan dan pembacokan serta pembunuhan yang ironinya juga banyak dipotong-potong oleh Lembaga Sensor Film Indonesia.
Sensor yang berlebihan untuk film kategori Dewasa ini membuat adegan-adegan berantem jadi tidak enak ditonton karena loncat-loncat dan tiba-tiba adegan disudahi dengan paksa. Hellboy ini pun jadi terasa membosankan dan mengecewakan padahal reboot ini dinanti-nantikan oleh banyak orang. Lantas Buat apa Film Ini memiliki rated-R ??
Overall, Hellboy ini pun sangat disayangkan sekali jadi terasa mengecewakan padahal reboot ini dinanti-nantikan oleh banyak orang.