Smartphone

Review Film Harta Tahta Raisa, Raisa Penakluk GBK

Published

on

www.gwigwi.com – Film dibuka dengan Raisa mengajak penonton untuk nyanyi bareng lagunya; “Serba Salah” dan “Kali Kedua.” Lengkap dengan lirik di layar ala karaoke an.

Manajer Raisa sekaligus Pimpinan Juni Records, Adryanto Pratono alias Boim, mengaku momen itu ditambahkan setelah film beres diedit. Semata-mata menjawab keinginan fanbase Raisa (YourRaisa) yang ingin bernyanyi bersama di bioskop.

Review Film Harta Tahta Raisa, Raisa Penakluk Gbk

Bahkan judul film HARTA TAHTA RAISA juga berasal dari saran fans penyanyi wanita kelahiran 6 Juni 1990 itu. Dedikasi ini seolah menjadikan film sebagai surat cinta sejati Raisa untuk para pendukungnya.

Bercerita tentang masa kecilnya sampai “menaklukkan” Stadion Gelora Bung Karno dengan berhasil menjual 42.000 tiket, penonton diperlihatkan sisi lain kehidupan Raisa.

Review Film Harta Tahta Raisa, Raisa Penakluk Gbk

Dari kenapa nama panggilannya itu “Yaya”, masa bocil dia berani bantu jualan di warung tetangganya, pertemanan dengan Kevin Julio (anak komposer Addie MS) waktu SMA, awal karir nyanyi di kafe, pertemuan dengan suaminya (Hamish Daud), sosoknya sebagai ibu anaknya (Zalina).

Barangkali seperti ucapan sutradara Soleh Solihun, kehidupan duniawi Raisa seolah anteng aja tak banyak masalah. Maka film juga berfokus pada Boim yang mengepalai segala urusan dan terdepan mengalami hampir segala drama.

Review Film Harta Tahta Raisa, Raisa Penakluk Gbk

Boim diperlihatkan tegas galak tapi serius berhasrat berkarya bersama Raisa. Momen perasaannya meluber saat konser berjalan sungguh bisa membuat pelaku seni teridentifikasi dan hati penonton terenyuh.

Secara naratif HARTA TAHTA RAISA sebenarnya cukup baik dan enjoyable. Banyak momen ringan, lucu dan menyentuh tapi sayang terkendala teknis.

Review Film Harta Tahta Raisa, Raisa Penakluk Gbk

Soal pengambilan gambar kurang maksimal (anglenya kadang gak enak dilihat; gambar blur fokus saat di rumah orang tua Raisa) dan suara dialog yang kadang tak terdengar (bahkan saat salah satu adegan manggung Raisa, suara nyanyian terdengar kasar banyak noise. Entah kenapa suara itu tetap masuk film).

Memang sepertinya format dokumenter ala vlog artis ini butuh lebih banyak dukungan, apalagi dari sponsor, untuk bisa tampil lebih maksimal. Apakah film tentang “penakluk” GBK ini akan jadi pencetusnya?

Trending

Exit mobile version