TV & Movies

Review Film Five Night at Freddy’s, Horor ngadat animatronik hidup

Published

on

www.gwigwi.com – Mike (Josh Hutcherson) tak pernah bisa punya pekerjaan tetap. Lantaran trauma masa kecil kerap menghantuinya. Padahal dia punya Abby (Piper Rubio), adiknya yang harus dia jaga bila dia tidak mau kehilangan hak asuh. Setelah bertemu konselar karir (Matthew Lillard) akhirnya ia mendapat pekerjaan sebagai satpam di restoran berisikan boneka animatronik yang sempat populer di tahun ’80an dulu, Freddy Fazbear’s Pizza Place. Nah, mampukah ia bertahan lama saat animatronik di sana tampak…hidup?

FIVE NIGHTS AT FREDDY’S (FNAF) adalah adaptasi gim berjudul sama yang sudah menelurkan beragam sekuel sejak tahun 2014. Dengan kompleksnya back story setelah sekian banyak gim dan fans loyal yang gemar melahapnya dan berteori seputarnya, tentunya terdapat potensial untung besar untuk dibawa ke layar lebar. Hal yang dipertanyakan adalah mampukah filmnya memercikkan hype yang sama seperti gimnya? Hmmm

Review Film Five Night At Freddy’s, Horor Ngadat Animatronik Hidup

Alurnya yang perlahan sebenarnya adalah pembeda yang baik dibanding horror mainstream lain yang doyan jedar jeder jump scare. Pembukanya saat korban secara perlahan didekati boneka animatronic besar dengan langkah bergema dan suara alat mekanikal tiap dia bergerak, rasanya belakangan tak ada teror demikian di layar lebar. Sayang sekali film seperti nya lebih tertarik mengangkat dramanya dibanding bersenang dengan scarenya.

Mengeksplorasi trauma Mike, hubungannya dengan Abby dan korelasinya dengan back story para animatronic hidup itu memang langkah menarik untuk menguatkan dramanya. Hanya saja, untuk gim yang terkenal karena suspense dan jump scare, rasanya ada pesona material aslinya yang tidak dimanfaatkan sepenuhnya.

Ditambah lagi adegan pamungkas dramanya ini tak unik dibanding horor bertema keluarga lain. Akibatnya durasi sekian lama habis untuk drama yang sudah bisa ditebak. Film jadi terasa lama dan menjemukan. Twist yang diberikan pun semakin membuat kabur apa tepatnya tema film ini sebenarnya.

Review Film Five Night At Freddy’s, Horor Ngadat Animatronik Hidup

Mengingat desain produksi yang bisa merekreasi restoran ikonik itu dengan cakap dan akting berkomitmen Josh Hutcherson, potensial FNAF untuk bisa jadi franchise terasa kelabu karena film pertamanya ini kurang bisa memberi naratif dan horror yang memuaskan.

Sulit tidak berandai kalau film bisa jadi lebih menyenangkan bila lebih eksploitasi horornya saja dibanding berusaha berbobot nan bermakna. Barangkali kalau yang buat sutradara Indonesia bisa lebih gile.

Trending

Exit mobile version