TV & Movies
Review Film EQUALIZER 3, Akhir trilogi kurang dramatis
www.gwigwi.com – Barangkali jarang ada protagonis film aksi sedigdaya Robert Mccall (Denzel Washington) sekarang ini. Selepas membantai sebuah organisasi jahat di Sisilia, Italia, dia tertembak. Enzo (Remo Girone) seorang dokter kota kecil di selatan Italia, menolongnya dan juga membolehkannya tinggal di rumahnya. Gratis.
Review Film Equalizer 3, Akhir Trilogi Kurang Dramatis
Dia juga senang nongkrong dan ngopi di Cafe Fiore yang dilayani Aminah (Gaia Scodellaro). Karena tak pernah lihat dia bayar, tampaknya itu pun gratis atau mungkin diberi uang oleh Enzo. Nyamanlah dia berlibur dan sepertinya dia bisa beristirahat selamanya di sana.
Dia pun sempat memberi tip soal aksinya di paruh awal agar ditindaklanjuti oleh agen CIA, Collins (Dakota Fanning). Dari interaksinya dengan mantan lawan main Denzel di MAN OF FIRE (2007) itu terlihat kalau Robert suangat pintar dan jauh di depan Badan Intelijen itu.
Review Film Equalizer 3, Akhir Trilogi Kurang Dramatis
Tak lama kemudian dia melihat seorang anggota mafia memalak tukang ikan lokal. Mengetahui ternyata mafia itu mengancam lebih jauh warga di sana, Robert siap meng”equalize” mereka.
Beruntung, cerdas dan super kuat. Hal demikian membuat EQUALIZER 3 seakan lari victory lap untuk para fans sedari pada akhir trilogi yang penuh suspense nan kaya konklusi dramatis.
Denzel Washington mampu beralih dari pribadi hangat yang ramah menjadi pembalas yang lebih ngeri daripada Batman. Buat para penjahat dia digambarkan seperti ikon horor macam Michael Meyers. Datang untuk membawa kematian kejam pada mereka. Kesan itu baik dari eksekusi secara teknis dan akting sukses membuat adegan terasa menusuk dan memorable.
Review Film Equalizer 3, Akhir Trilogi Kurang Dramatis
Bagaimana filmmaker membuat kota kecil Altomonte terasa indah, nyaman dan kerasan menjadi modal kuat Robert untuk memperjuangkannya. Film sebenarnya sudah sangat baik membangun protagonis, motivasinya dan apa yang dipertaruhkan.
Maka cukup disayangkan ancaman di film ini terasa ini tak menantang untuk Robert. Dia mampu mengatasi beragam masalah dengan mudahnya bahkan terlalu mudahnya. Beruntung film masih bisa membawakannya dengan aspek filmis yang meyakinkan.
EQUALIZER 3 digadang sebagai akhir trilogi yang sayangnya tidak berasa demikian. Masih terasa kuat potensi yang belum digali untuk akhir yang lebih memuaskan. Moga bisa di lain kesempatan. Mungkin Robert ke Korea?