TV & Movies
Review Film Cross The Line, Pahit Getir dalam Mengggapai Mimpi
GwiGwi.com – Maya (Shenina Cinnamon) dan Haris (Chicco Kurniawan) adalah sepasang kekasih yang bekerja di sebuah kapal dengan iming-iming bisa pergi ke negara tetangga dan merubah nasib mereka.
Namun yang terjadi malah sebaliknya, mereka terjebak dalam pekerjaan mereka di kapal dengan upah pas-pasan.
Maya bertemu dengan seorang perempuan yang menawarinya pendapatan lebih dengan menjadi pekerja seks di kapal tersebut.
Masalah yang menumpuk membuat pekerjaan instan ini terlihat menggiurkan bagi Maya. Mimpinya akan segera terwujud dan masalahnya akan selesai. Namun apakah semudah itu?
Haris pun mencoba membantu kekasihnya dengan mengerjakan pekerjaan lain yang cukup berbahaya. Tujuannya adalah, melihat Maya menggapai impiannya dan memulai hidup baru bersama.
Film ini, hanya menampilkan dua pemain utama yang berfokus pada kehidupan dan pekerjaan mereka masing-masing. Latar belakang karakter yang tidak dimunculkan dengan detail berhasil disampaikan lewat narasi yang berjalan perlahan lewat dialog yang muncul saat permasalahan mereka terjadi.
Tidak banyak yang kita akan ketahui tentang Haris, namun kita bisa mengetahui bagaimana ia begitu memperhatikan Maya dengan menempatkan dirinya di dalam pekerjaan berbahaya.
Begitupun demikian dengan Maya yang terlihat bimbang dan kosong, tidak bisa pulang kerumah dan memikirkan mimpinya pergi ke Singapura.
Seorang perempuan yang harus menghadapi pahit getir kehidupan, hingga terjebak dalam situasi yang rumit.
Akting mereka berdua sudah tidak perlu diragukan lagi. Masuk ke dalam nominasi Pemeran Utama Pria dan Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 2021 dalam film yang mereka bintangi, ‘Penyalin Cahaya’, Shenina dan Chicco kembali membuktikan kualitas akting mereka yang baik dalam ‘Cross the Line’. Chemistry mereka dalam membangun dialog bahkan adegan intim yang ada di film terasa cukup dan tidak berlebihan.
Pembawaan karakter Maya dan Haris tidak lagi terasa seperti persahabatan Suryani dan Amin di film ‘Penyalin Cahaya’.
‘Cross the Line’ mampu menyisipkan beberapa isu sosial yang begitu mengharukan dan menyakitkan.
Mulai dari bagaimana Maya dan Haris tertipu dengan iming-iming pekerjaan mapan di kapal dan meraih mimpi mereka untuk hidup di negeri orang, hingga jalan yang akhirnya mereka ambil untuk menambah pendapatan mereka.
Berkenalan dengan dunia yang gelap, ternyata tidak lantas membuat mereka terbebas dari masalah yang justru kehidupan dan asmara mereka diuji.
Kisah yang disajikan sangat relate dengan kehidupan nyata. Kehidupan yang terus berjalan dengan banyaknya kejutan, membuat film ini rasanya menjadi sebuah gambaran kecil dari apa yang mungkin sebenarnya terjadi pada diri kita sendiri.
Film Ini menjadi salah satu film Indonesia yang berani menyuarakan kehidupan para pekerja kapal yang tidak selalu seperti yang dibayangkan.
Secara keseluruhan, Cross the Line tidak hanya menghadirkan tentang kehidupan sepasang kekasih muda dalam perjuangan mereka bekerja dan menggapai mimpi mereka, namun juga menyelipkan isu-isu sosial yang cukup menyentil realitas yang terjadi saat ini.
So gwiples, kalian bisa menyaksikan kisah Maya dan Haris di film Cross The Line yang ditayangkan streaming hanya di Klik Film.