Box Office
Review Film A Star Is Born, sinkronisasi audio dan visual yang indah
GwiGwi.com – Jackson Maine (Bradley Cooper) penyanyi country terkenal yang sedang melawan ketergantungan minuman alkohol dan obat terlarang sedang mengadakan tur ke beberapa kota.
Di tengah menjalankan tur ia bertemu dengan Ally (Lady Gaga) seorang pramusaji dan performer di sebuah bar. Lantas Maine pun terpukau akan penampilan Ally, lalu ia pun mengajak Ally untuk menjadi penyanyi professional dan ternyata Ally juga memiliki kemampuan sebagai penulis lagu yang cerdas. Terbukti ketika Ally melakukan debut di salah satu konser Maine.
Kalau kata orang Jawa “witing tresno, jalaran soko kulino” Maine dan Ally pun saling jatuh cinta dan saling mendukung karir masing-masing.
Langsung ke filmnya, film Ini merupakan debut dari aktor Bradley Cooper sebagai sutradara dan produser film ini. Begitu juga dengan Lady Gaga yang melakukan debut aktingnya di film ini.
A Star Is Born juga merupakan remake ke-3 dari judul film yang sama di tahun 1937 dan 1976 dan juga pernah mendapatkan adaptasi Bollywood berjudul Aashiqui 2.
Memang remake Ini sudah dibicarakan sejak 2011 dengan Clint Eastwood sebagai sutradaranya, namun karena berbagai alasan project Ini mangkrak dan diambil oleh Bradley Cooper dan tentu saja langkah Ini merupakan yang terbaik bagi si aktor untuk melakukan debut sebagai sutradara dan hasilnya pun luar biasa menurut gue. Bukan hanya menjadi aktor namun ia juga membuktikan bahwa dirinya bisa menjadi sutradara dengan karya yang impressive.
Chemistry antara Bradley dan Gaga disini terkesan sangat natural gak dibuat-buat begitu juga dengan soundtrack di film ini juga sangat bagus dan selaras dengan filmnya. Coba aja dengerin soundtracknya yang berjudul “Shallow” dan “Maybe its time” lalu “Always remember us this way.”
Shoot yang diambil di film Ini juga sangat terkesan “e s t e t i k” kalo kata anak sekarang.
Secara keseluruhan, film Ini menurut gue sangat solid dari berbagai aspek. Shoot filmnya, cast, dan soundtrack saling bersinkronisasi dan menjadi satu kesatuan.
Bisa aja film Ini menjadi salah satu kuda hitam di abang penghargaan bergengsi seperti Oscars, Golden Globe dan Grammy Awards juga untuk soundtracknya.