TV & Movies
Review Film A Man Called Otto, Tom Hanks menjadi Kakek Pemarah
GwiGwi.com – Otto Anderson (Tom Hanks) adalah pria tua senior yang tak tahan kelakuan para tetangganya. Dia kerap mendikte juga memperbaiki kesalahan yang dia lihat meski sebagian orang tak menyukai sifat kerasnya ini.
Jauh di dalam hatinya, Otto sebenarnya terluka karena ditinggal mati istri, Sonya (Rachel Keller). Dia ingin sekali “reuni” dengan istri. Sampai tetangga barunya yang ramah namun buatnya menyebalkan, perlahan mengubah hidupnya.
A MAN CALLED OTTO memiliki premise sederhana yang barangkali banyak ditemui di serial televisi. Maka yang diharapkan adalah apakah eksekusinya layak dilihat di bioskop di tengah gempuran konten streaming? Saya rasa tak begitu.
Plotnya berulang kali mencoba mengetuk hati dan pintu Otto untuk bertindak sedaripada bersedu sedan ingat istri. Menariknya permasalahan yang masuk memang hal yang tak tahan dibiarkan oleh Otto sendiri; mengurus rumah, mengajari menyetir, etc. Dipaksa dia untuk keluar dari sad zone nya. Tak diyana memang saat saat demikian punya pesona dan menyentuh.
Tom Hanks berusaha menjadi pemarah namun rasanya masih belum sebanding dengan peran lain ikoniknya. Felt much like daytime tv show acting. Baru lama film berselang dan beberapa adegan menyentuh rasanya beliau menonjol.
Akting beliau terbantu sekali dengan para aktor pendukung yang memiliki beragam karakter. Utamanya Marisol (Mariaña Trevino) yang lucu dan hangat. Barangkali menjadi hatinya film ini.
A MAN CALLED OTTO pada akhirnya adalah drama formulaik yang memang punya pesan baik dan punya pesonanya sendiri, namun tak memiliki hal spesial dalam eksekusi. Film sepertinya lebih layak dinikmati melalui kanal streaming di rumah sembari beraktivitas. Yah filmnya sendiri kebanyakan tentang Otto berberes beres.
There are some strong languages.