Berita Anime & Manga

Review Assassination Classroom Episode 4

Published

on

[alert-warning]Contains Spoilers![/alert-warning]

GwiGwi.com – Akhirnya Assassination Classroom muncul seperti biasa lagi. Dan pada Episode keempat ini, sepertinya akan ada lagi karakter baru untuk kelas 3-E. Hari itu dimulai saat Koro-Sensei sedang berbelanja di sebuah minimarket. Saat ia keluar, ia melihat seorang perempuan sedang digoda oleh beberapa preman. Tentu saja Koro-Sensei datang membantu ^^. Ternyata perempuan yang dibantu itu adalah seorang guru dan yang lebih mengejutkan, ia guru di Kunugigaoka juga.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/37_zps1noqn6ys.jpg

Ternyata karakter terbaru adalah seorang guru bahasa asing yang bernama Irina Jelavic. Karena sekolah menginginkan kelas 3-E mendapatkan pengalaman berbahasa asing, sekolah mempekerjakan Irina-Sensei. Dan Nagisa pun mendapat informasi yang sangat berharga mengenai kelemahan Koro-Sensei. Meskipun begitu, seluruh murid masih sangat waspada dengan Irina-Sensei.

Intuisi para murid memang benar. Irina-Sensei sebenarnya adalah seorang Assassin ahli yang tidak hanya cantik tetapi juga sangat pintar. Irina-Sensei juga sangat percaya diri seperti Karma. Cara paling efektif untuk mendekati Koro-Sensei adalah rayuan dan itulah yang dilakukan Irina-Sensei. Koro-Sensei selalu terpengaruh dengan rayuan Irina-Sensei. Irina-Sensei juga tidak tertarik bertingkah sebagai guru jika Koro-Sensei tidak ada. Meski yang lain takut, Karma tidak segan-segan memberi nickname bagi Irina-Sensei XD.

Irina-Sensei juga menerima seluruh informasi yang diketahui para murid mengenai Koro-Sensei. Ia bahkan membawa orang tambahan yang ternyata preman sebelumnya. Meski para murid takut padanya, yang pasti para murid merasakan satu hal yang sama. Mereka semua membenci guru baru itu.

Saat istirahat, Nagisa sudah memberi semua informasi yang diketahuinya, termasuk hal-hal yang tidak biasa mengenai Koro-Sensei.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/41_zpsuncpqq8p.jpg

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/43_zpsu1xqxyxi.jpg

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/42_zpsuuddmhik.jpg

Tetapi meskipun Irina-Sensei sangat ahli, dia juga punya kelemahan. Salah satunya ketika namanya dimainkan. Pada siang hari, Irina-Sensei akan menjalankan rencana yang sudah ia buat. Dan saat itulah juga, Koro-Sensei kembali. Irina-Sensei juga meminta agar Koro-Sensei menemuinya di gudang saat jam kelima.

Saat para murid sedang berolahraga, mereka melihat Koro-Sensei bersama Irina-Sensei sedang berjalan menuju gudang. Meski mereka merasa kasihan dengan Koro-Sensei dan mereka juga membenci Irina-Sensei, mereka tidak bisa melakukan apa-apa. Dan didalam gudang, Irina-Sensei siap menjalankan rencana miliknya yang hampir sempurna.

Dengan teknik rayuan yang tepat dan tempat yang strategis, rencana teserbut tidak mungkin gagal. Tetapi Irina-Sensei melupakan satu hal. Karena kesombongannya itu, ia tidak terlalu perhatian dengan peluru yang ia gunakan. Karena itu rencana ini kurang sempurna. Koro-Sensei sendiri sudah mengetahui apa yang akan dilakukan Irina-Sensei saat ia masuk ke gudang.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/47_zpsc4ukh16r.jpg

Para murid yang diluar setelah mendengar suara tembakan, mereka mendengar lagu suara yang aneh… Ketika mereka datang untuk melihat, baju Irina-Sensei sudah berubah. Sesudah itu mereka semua kembali ke kelas. Di dalam kelas pun Irina-Sensei masih terlihat marah. Saat seorang murid meminta agar Irina-Sensei menukar dengan Koro-Sensei, ia langsung memaki-maki anak 3-E.

Seluruh murid langsung marah dan melempari Irina-Sensei dengan berbagai barang. Di ruang guru, Irina pun masih marah-marah. Meski Karasuma-Sensei sudah menyuruh Irina-Sensei untuk meminta maaf, Irina masih saja mengeluh karena tidak berpengalaman mengajar. Karasuma-Sensei pun akhirnya mengajak Irina-Sensei ke suatu tempat.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/49_zpsxrez9d5o.jpg

Karasuma-Sensei mengajak Irina-Sensei untuk melihat Koro-Sensei yang sedang membuat ujian. Memang dengan kecepatan Mach 20, soal ujian pasti cepat selesai. Tetapi Koro-Sensei membuat soal yang berbeda untuk setiap murid. Karasuma-Sensei juga mengajak Irina-Sensei melihat para murid yang sedang bermain Assassination Badminton. Sebuah permainan yang dibuat khusus oleh Karasuma-Sensei untuk mengajarkan cara Assassination yang benar tetapi juga menyenangkan. Jika Irina-Sensei tidak bisa menjadi Assassin dan juga guru, bahkan seorang pro pun akan terlihat seperti amatir di kelas 3-E.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/50_zpsdhwiwfju.jpg

Saat Irina-Sensei kembali untuk mengajar, ia perlahan-lahan mulai mengajari mereka mengenai cara berbahasa asing. Ia juga meminta maaf mengenai segala hal yang ia katakan. Tentu saja para murid menjadi senang dan memaafkan Irina-Sensei. Di luar kelas, Koro-Sensei dan Karasuma-Sensei juga sedang mendengarkan apa yang terjadi di dalam. Karasuma-Sensei masih terkejut bagaimana Koro-Sensei bisa membuat kelas 3-E sebagai tempat yang sempurna untuk Assassination dan juga tempat belajar.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/53_zpsskysyecy.jpg

Nah itulah akhir dari Episode keempat ini. Bagaimana menurut kalian mengenai Irina-Sensei? Jujur saat Irina-Sensei memaki-maki kelas 3-E, saya juga ikutan kesal XD. Tapi overall episode ini juga sangat lucu dan juga menjelaskan lebih lanjut bagaimana Koro-Sensei sebenarnya. Nantikan lagi ya Episode berikutnya ^^.

Trending

Exit mobile version