Daftar Anime
Review Anime SSSS.Dynazenon: Sekuel Gridman dengan Pemain baru
Gwigwi.com – Bagi kamu yang sebelumnya pernah menonton Gridman baik versi anime maupun tokusatsu, pastinya juga sedang menunggu kehadiran Dynazenon. Anime ini pada dasarnya merupakan sekuel dari Gridman yang sudah tayang beberapa musim lalu. Hanya saja, sedikit berbeda dengan jenis sekuel lainnya, yakni hampir semua karakter yang ditampilkan merupakan orang baru.
Nah, Apakah SSSS. Dynazenon masih sama menariknya dengan Gridman? Kita simak ulasannya di bawah ini.
Sekuel yang ternyata mengasyikan
Seperti yang sudha disebutkan di awal bahwa semua karakter di musim kedua ini memakai karakter baru Hal itu tentunya membuat para fans memiliki kekhawatiran tersendiri. Sebab, tentunya penonton diharuskan mengenal kembali karakter tersebut yag belum tentu sebaik di musim pertama. Akan tetapi, kekhawatiran itu tidak terbukti!
SSSS. Dynazenon cukup menyajikan konsep yang hampir mirip dengan SSSS.GRIDMAN dengan sedikit perbedaan (tentunya perbedaan karakter dan seiyu). Meskipun secara seklias Dynazenon masih menggunakan dunia milik Gridman, namun sang pahlawan baru memiliki banyak keragaman. Penonton senang dengan cerita latar belakang setiap karakter meskipun agak cepat.
Dynazenon yang lebih mulus dan epic
Tentunya bagian yang sangat menarik dari Gridman maupun Dynazenon adalah pertarungan antara kaiju dengan sang robot. Hal yang menarik di sini adalah Gridknight kembali muncul pada Dynazenon dan saling membantu untuk memberantas kaiju.
Studio Trigger yang bertanggung jawab pada Gridman dan Dynanzenon juga terlihat lebih mulus dalam pemberian efek khusus serta visual yang sangat memukau. Saat Dynazenon melakukan penggabungan pada episode 9 merupakan momen yang sangat epic untuk digambarkan.
Kaiju terlalu lemah
Salah satu kekurangan yang paling terlihat pada Dynazenon adalah kaiju dan musuh yang lemah. Padahal pada serial Gridman, konsep kreasi kaiju dari Akane Shinjou dan Alexis Kerib benar-benar brilian. Sayangnya hal itu tidak terjadi pada Dynazenon. Konsep kaiju yang diberi nama Eugenika Kaiju tidak mengesankan dan bahkan merusak setengah plot pada serinya.
Para Eugenika kaiju juga tidak begitu penting karena pengembangan karakternya memakan waktu lama. Dengan begitu, kaiju ini tidak memiliki motivasi layaknya tokoh jahat. Ironisnya, saat penonton melihat ahli Eugenika, mereka terlihat sebagai manusia ketimbang penjahat. Secara keseluruhan, tokoh antagonis dalam Dynazenon kurang memberikan efek baik seperti pada Gridman.
Peran karakter pendukung yang kurang
Selain kaiju, peran karakter pendukung pada Dynazenon juga kurang. Karakter seperti Chise Asukagawa, Koyomi Yamanaka, dan beberapa karakter dari Gridman tidak berkembang. Koyomi diberi cerita latar semigelap (saat dia mencintai wanita yang sudah menikah). Namun, ceritanya sendiri dibuat buru-buru dan terlalu sederhana.
Chise juga ternyata diberi peran kecil. Padahal banyak fans yang berharap dia memiliki peran besar dalam cerita. Memang, Chise mendapatkan Kaiju yang dijuluki Goldburn, namun, plotnya terburu-buru. Dynazenon terlalu banyak karakter yang perannya tidak begitu mencolok.
Kesimpulan
SSSS.DYNAZENON merupakan sekuel yang menyenangkan tapi masih tetap memiliki kekurangan. Dari sisi action dan desain robotnya memang termasuk sangat baik. Hanya saja untuk pengembangan karakternya tergesa-gesa. Meskipun begitu, sekuel dari Gridman ini masih cocok ditonton, khususnya untuk kamu yang merupakan fans Gridman maupun tokusatsu sejenisnya.