Daftar Anime
Review Anime Koi To Yobu ni Wa Kimochi Warui (Koikimo)
Gwigwi.com – Mungkin kamu sering mendengar istilah tentang “cinta itu buta”. Maksud dari istilah tersebut adalah saat dua insan jatuh cinta, mereka tidak memandang status, usia, dan lain-lain. Hal itu coba diutarakan pada Anime Koi to Yobu ni wa Kimochi Warui atau sering disingkat Koikimo.
Dengan 12 episode, anime ini berhasil menyimpulkan cerita yang cukup baik. Meskipun alur ceritanya terasa sangat cepat karena durasi, namun sang produser masih bisa memilih cerita dengan kesimpulan yang bermakna dan cukup realistis. Saat episode terakhit muncul, para fans pun semakin mendukung dua pasangan utama, Ichika dan Ryou agar bisa jadian.
Apakah anime ini memang memenuhi ekspektasi? Kita simak ulasannya.
Pacing cerita dan karakter
Cerita yang cepat di anime dengan pengembangan karakter di anime ini cukup realistis antara Ryou dan Ichika. Ryou yang jatuh cinta pada Ichika saat pandangan pertama hingga Ichika yang perlahan namun pasti menyadari perasannya dapat dibawakan dengan baik. Dimulai dari hal-hal sederhana seperti pekerjaan rumah hingga berbicara tentang manga telah berkembang menjadi berkencan dan saling membelikan hadiah.
Karakter di dalam anime ini dapat dikembangkan dengan cukup baik untuk ukuran 12 episode. Hal itu tentu saja disukai oleh sahabat Ichika, Rio dan adik perempuan Ryou. Mereka semua memainkan peran sangat baik untuk mendukung pasangan satu ini.
Ichika menunjukan perasaannya
Sepanjang anime berlangsung, banyak fans yang mengeluh tentang sikap Ryou yang mengejar Ichika. Seperti yang diketahui bahwa Ryou terus menerus mengejar Ichika tapi selalu ditolak. Akan tetapi, memang seperti sudha ditakdirkan, Ichika memang jatuh cinta pada Ryou saat dia tidak mengharapkannya.
Bagian terbaik dari keseluruhan anime ini adalah saat Ichika mengejar Ryou sebab Ryou berpikir telah melecehkan Ichika dan tidak membantunya dengan cara apapun. Dengan melihatnya menjadi orang yang meminta pertanggungjawaban Ryou, Ichika mulai menunjukan perkembangan karakter yang semakin serius.
Melawan stereotipe masyarakat
Seperti yang sudah dijelaskan pada awal paragraf kalau cinta itu buta. Pada kasus Koikimo ini mempertemukan dua manusia yang memiliki jarak usia yang sangat jauh. Ichika masih SMA dan Ryou sudah bekerja. Dari aturan stereotipe masyarakat, cinta antara Ryou dan Ichika itu tidak biasa. Dengan usia yang terpaut sangat jauh, mungkin orang-orang lebih cocok menyebutnya “Paman dan keponakan” dibandingkan sepasang kekasih.
Maka dari itu, Ichika tidak suka dengan perlakukan Ryou sejak awal karena perbedaan usia yang sangat jauh. Tidak hanya itu saja, sikap Ryou yang terlalu berlebihan membuat Ichika menjadi takut. Namun seiring dengan episode hingga terakhir, mereka berhasil melawan stereotip itu.
Kesimpulan
Koikimo sendiri memang anime yang terbilang singkat. Meskipun begitu, anime ini menghibur dan juga cukup banyak momen yang bikin penonton gemas. Untuk kamu yang belum nonton, cobalah sekarang dan nikmati setiap tindakan lucu keduanya.