Berita Anime & Manga

Review Anime Kantai Collection Episode 7

Published

on

[alert-warning]SPOILER ALERT – Read at your own risk![/alert-warning]

GwiGwi.com – Kita telah diberi cerita penghibur di episode sebelumnya, jadi apakah episode kali ini akan fokus ke pertempuran? Yak, benar sekali. Tepat di awal episode, Ooyodo menerima pesan dalam bentuk sandi militer yang berisi tujuan berikutnya dari Operasi FS: menyerang markas abyssal di MO dengan armada yang memiliki aircraft carrier beserta sebuah armada pendukung. Lebih lanjutnya, penyerangan yang menjadi bagian dari Operasi FS ini diberi nama Operasi MO.

Advertising
Advertising

Sementara itu, tampaknya armada yang dipimpin Fubuki sedang menjalani sebuah misi. Karena tahu armada mereka akan menjadi salah satu yang dikirim untuk Operasi MO besoknya, Fubuki memperingatkan mereka untuk hati-hati.

Tapi Zuikaku dan Kaga malah sibuk bertengkar-atau bersaing? Ah sudahlah. Pokoknya Zuikaku yang terlalu tidak ingin kalah oleh Kaga akhirnya malah mengabaikan perintah Fubuki untuk mundur (karena aircraft carrier rentan terhadap serangan jika berada di depan) dan hampir terkena torpedo dari destroyer lawan…jika Kaga tidak segera maju ke depannya dan menjadi korban torpedo tersebut.

Fubuki selaku flagship dari armadanya mengaku bertanggung jawab, tapi Kaga menyanggahnya dengan alasan bahwa pertemuan mereka dengan lawan tersebut toh tidak terduga (mungkin mereka awalnya hanya dikirim untuk ekspedisi) dan adalah salahnya sebagai aircraft carrier untuk terlalu maju ke depan. Zuikaku kesal dengan perkataan Kaga. Dia merasa dirinyalah yang harus disalahkan (logikanya sih memang dia yang salah karena mengabaikan perintah Fubuki utnuk mundur…) dan karena dialah Kaga jadi harus menerima serangan torpedo tersebut untuknya. Dia merasa harusnya Kaga justru marah kepadanya. Kaga menjawab bahwa dia yakin bisa tidak tenggelam dari serangan tersebut karena dia siap menerima serangan tersebut, sementara Zuikaku dalam keadaan tidak menyadari kedatangan torpedo tersebut kemungkinan bisa tenggelam jika terkena. Dia bisa melihat harapan kecil di dalam keadaan genting tersebut yang bisa mencegah Zuikaku tenggelam, dan itu dengan menerima serangan tersebut. Karena itulah Kaga melindungi Zuikaku dari torpedo tersebut.

Kongou lalu menenangkan mereka berdua, dengan keyakinan bahwa perbaikan Kaga bisa diselesaikan dengan sekejap dengan bantuan instant repair (ingat saat Akagi diperbaiki di episode 2?). Tapi ternyata…semenjak dimulainya Operasi FS, wilayah yang berhasil mereka kuasai telah meluas yang berarti memperpanjang jalur penyuplaian sumber daya mereka. Walaupun mereka masih punya banyak bahan bakar dan baja yang dibutuhkan untuk perbaikan, mereka sudah kehabisan instant repair untuk perbaikan sekejap (saya bisa membayangkan admiral di anime ini malas mengirim setidaknya satu armadanya ke ekspedisi no. 2 berulang-ulang untuk memanen instant repair-eh, malah jadi ngomongin gamenya).

Nah, karena waktu perbaikan aircraft carrier tanpa menggunakan instant repair itu sangat-sangat lama, ini berarti Kaga tidak akan bisa berpartisipasi dalam Operasi MO yang sudah dekat. Untungnya Shoukaku menawarkan diri untuk menggantikan posisi Kaga, sebagai ungkapan terima kasihnya kepada Kaga karena telah melindungi adiknya Zuikaku.

Kejadian tersebut sepertinya membuat Fubuki down (sepertinya sejak di episode ini saya sudah kehilangan simpati ke Fubuki dengan mentalnya yang naik-turunnya terlalu mudah ini) dan mulai merasa mungkin dia tidak cocok menjadi flagship. Yuudachi dan Mutsuki menghiburnya dan meyakinkan bahwa dirinya pasti bisa menjadi flagship yang baik. Yuudachi bahkan menambahkan bahwa kalau bukan karena Fubuki mungkin armada yang terdiri dari gabungan kapal yang aneh tersebut tidak akan bisa bertahan hingga sekarang.

Baru saja ingin bertemu Zuikaku, dia malah dipanggil ke kantor admiral. Langsung terpikir di benaknya apakah admiral marah kepadanya atas apa yang terjadi pada Kaga. Saking takutnya, jalannya ke dalam ruangan admiral pun jadi seperti robot begini.

Untungnya admiral tidak memanggilnya untuk menegurnya, bahkan Nagato bilang bahwa admiral merasa performa Fubuki dalam memanajemen armadanya sangat bagus. Fubuki dipanggil karena admiral memutuskan untuk memberi hak menyetujui penggantian posisi Kaga oleh Shoukaku dalam Operasi MO ke dirinya selaku flagship dari armada Assault Force Five (entah kenapa sub yang saya pakai buat menonton anime KanColle selama ini terkadang suka menganti beberapa terjemahannya), di mana Fubuki dengan tegas menyatakan bahwa dia setuju. Selain itu, menyangkut penyerangan dari markas mereka kepada abyssal sejauh ini, admiral terpikir tentang suatu kemungkinan tidak enak terhadap semuanya tersebut. Fubuki diberitahu hal ini karena posisinya sebagai flagship, dan hanya dia yang diberitahu selain Nagato yang adalah secretary ship admiral.

Daaaan tentu saja apa yang dipikirkan admiral itu tidak langsung dibeberkan di adegan tersebut. Ah, ya sudahlah. Berlanjut ke esok hari, armada yang dikirim dari markas yang selama ini ditunjukkan di anime (banyak yang berspekulasi markas ini adalah markas di Kure) terdiri atas armada yang dipimpin Yuubari sebagai armada pendukung dan armada Assault Force Five pimpinan Fubuki sebagai kekuatan utamanya. Selain itu armada yang dikirim dari markas lain (sepertinya Operasi MO ini adalah operasi gabungan dengan markas kelautan di distrik lain) terdiri atas light aircraft carrier Shouhou dan empat heavy cruiser yang terdiri atas AobaKinugasaKakoFurutaka sebagai armada utama; dan dua light cruiser: Tenryuu dan Tatsuta sebagai armada pendukung. Yang luar biasa dari mereka sebenarnya adalah fakta bahw nantinya hanya Shouhou yang wajahnya tampak dalam episode ini. Luar biasa….

Beberapa lama setelah mereka berlayar, Fubuki memerintahkan Shoukaku dan Zuikaku untuk menerbangkan pesawat pengintai walau daerah yang mereka tuju masih cukup jauh. Fubuki menjawab bahwa ini hanya untuk memastikan keamanan jalur perjalanan mereka, dan untuk menjamin agar operasinya tidak terulur Fubuki akan memerintahkan armada Yuubari untuk maju duluan sementara mereka bisa menyusul segera setelah mereka yakin jalur di depan mereka telah aman.

Fubuki sebenarnya melakukan ini karena ternyata admiral memprediksi bahwa para abyssal mungkin telah berhasil memecahkan kode militer mereka selama ini. Ini menjelaskan kegagalan rencana mereka untuk mengepung W Island sebelumnya di mana Kisaragi menjadi korbannya. Walaupun ini hanya prediksi, tapi ini berarti Fubuki harus menjalankan operasinya dengan memikirkan segala kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi dalam operasi tersebut.

Kitakami lalu menerima pesan dari armada utama operasi MO yang berasal dari markas lain. Light carrier Shouhou dibombardir oleh dive bomber musuh, dan hingga saat itu lokasi aircraft carrier lawan yang melancarkan bombardir tersebut belum diketahui walau armada utama masih terus melanjutkan penyerangan mereka. Dan ya, ini adalah satu-satunya momen di mana wajah Shouhou ditampakkan. Miris sekali….

Cuaca di lautan semakin memburuk. Untungnya salah satu pesawat pengintai Shoukaku berhasil menemukan aircraft carrier lawan beserta armada yang mengawalnya. Dengan segera mereka melancarkan serangan udara mereka terhadap armada lawan tersebut.

Serangan udara mereka berhasil mengenai aircraft carier lawan yang terintai dan membuatnya tidak bisa menerbangkan pesawat. Fubuki lalu memerintahkan armadanya untuk maju dan memastikan armada lawan dihabisi tuntas, kecuali Shoukaku dan Zuikaku yang dia minta untuk mengejar armada Yuubari untuk mengarah ke markas MO: tujuan utama dari operasi yang mereka jalankan ini. Mereka setuju dengan syarat Fubuki mengijinkan mereka berdua menerbangkan beberapa pesawat tempur mereka untuk mengawal sisa armada yang akan menggempur aircraft carrier lawan. Fubuki setuju, dan dia juga meminta Shoukaku dan Zuikaku untuk mematikan sementara radio komunikasi mereka sampai Fubuki dan yang lainnya kembali ke mereka (mungkin ini agar abyssal tidak bisa menyadap komunikasi mereka).

Tapi setelah beberapa mereka ditinggalkan berdua, mereka dibombardir dari udara. Tampaknya masih ada armada lawan yang lain yang membawa aircraft carrier.

Karena gempuran pesawat-pesawat abyssal, Zuikaku tidak bisa menerbangkan pesawatnya. Shoukaku sendiri sudah tidak dalam keadaan yang emmungkinkan dirinya untuk menerbangkan pesawatnya, dan meminta Zuikaku untuk lari dan meninggalkannya.. Zuikaku tidak bisa melakukan itu dan memutuskan untuk membawa Shoukaku bersamanya. Di situ dia menemukan “harapan kecil dalam keadaan genting” tersebut: dia memutuskan untuk masuk ke daerah hujan badai terjadi agar pesawat musuh tidak bisa mengikuti mereka, dengan harapan dia bisa segera melancarkan serangan balik segera setelah badai tersebut reda.

Mereka sampai di bagian di mana badai mulai mereda, dan segera melancarkan serangan baliknya.

Namun tidak satupun bisa meraih aircraft carrier lawan. Untungnya sisa armada Fubuki segera kembali ke tempat mereka setelah Fubuki menyadari kemungkinan terburuk lainnya dari operasi tersebut. Bahkan Fubuki berhasil mengenai aircraft carrier lawan tepat di kepala.

Kaga yang masih menjalani perbaikannya senang saat mendengar kabar dari operasi tersebut, walau dia tidak heran atas kehebatan mereka, karena “mereka semua adalah anak-anak yang berbakat” (ini adalah salah satu line speech Kaga di dalam game. Dia mengucapkan ini saat menyerang lawan serta saat memulai fase night battle sebagai flagship).

 

BONUS:

[youtube id=”ed24gLolPtc” width=”600″ height=”340″ position=”center”]

Trending

Exit mobile version