Berita Anime & Manga
Review Anime Kantai Collection Episode 12
[alert-warning]SPOILER ALERT! Read at your own risk![/alert-warning]
GwiGwi.com – Akhirnya episode terakhir dari cerita para kapal-kapal perang moe ini telah tiba. Langsung melanjutkan dari kejadian di episode sebelumnya, benar saja bahwa Fubuki berhasil menyelamatkan Akagi dari dive bomber lawan.
Dan armada Yamato akhirnya sampai di lautan markas MI.
Rencana mereka sekarang adalah: kekuatan aircraft carrier dari armada Akagi akan fokus menghambat pesawat lawan dan menghancurkan aircraft carrier lawan, sementara armada Yamato akan fokus menghancurkan markas MI.
Sementara itu Kitakami hampir saja akan tenggelam oleh destroyer lawan yang mengincarnya kalau Ooi telat datang untuk menolongnya.
Hiryuu, Souryuu, Kongou, Hiei, Tone dan Chikuma berhasil memborbardir aircraft carrier lawan.
Meski begitu, kekuatan udara yang dimiliki markas MI rupanya masih sangat banyak, dan panah-ehem-pesawat Akagi sudah sangat sedikit yang tersisa untuk bisa menghadapi pesawat-pesawat lawan yang diluncurkan dari markas lawan tersebut.
Untungnya, Carrier Group Five yang mengetahui bahwa akan ada aircraft carrier lawan yang mengganggu dalam operasi MI (mungkin berhubungan dengan fakta bahwa mereka tidak dikirim ke Midway pada Perang Dunia 2 sehinga terhindar dari kemungkinan ikut tenggelam bersama keempat carrier dari Carrier Force One dan Carrier Force Two) membawakan Kaga busur baru yang tampaknya dilengkapi Repair Goddess (item dalam game KanColle yang mampu mencegah ship girls yang dipasangi dengan item tersebut untuk tenggelam dengan melakukan perbaikan hingga kembali ke HP penuh)…
…dan juga membawakan panah-panah-ehem, maaf-pesawat-pesawat tambahan untuk diluncurkan Akagi.
Markas MI berhasil dibombardir. Jalur penerbangannya (seperti yang biasa ada di bandara) berhasil dihancurkan sehingga membuatnya tidak bisa meluncurkan pesawatnya lagi.
Yamato lalu melakukan tembakan penghabisannya terhadap markas MI.
Para abyssal tampaknya belum menyerah. Aircraft carrier lawan kembali ada yang datang.
Akagi menganjurkan untuk mereka semua kembali ke markas karena tujuan operasi mereka (menghancurkan markas MI) telah berhasil dilaksanakan. Namun, Yamato bersikeras untuk menghancurkan sisa aircraft carrier lawan sebelum mereka kembali ke markas. Dia merasakan kekuatan yang mengikat mereka-alasan kenapa Yamato terlambat datang, alasan kenapa ada abyssal lain yang datang setelah markas MI dihancurkan; kekuatan tersebut dia rasa ingin mengulangi yang prnah terjadi di masa lalu dan dia ingin menghancurkannya (a.k.a melawan takdir. Sejarahnya, Yamato memang terlambat untuk datang saat dikirim untuk berpartisipasi dalam Battle of Midway sehingga menjadi alasan kenapa armada aircraft carrier Jepang bertarung tanpa bantuannya).
Kemudian sesuatu yang mengejutkan terjadi: markas MI kembali ke dalam kondisi seperti sedia kala. Bahkan, dia tampak menjadi lebih kuat (dalam wujudnya yang sekarang ini, dia adalah Midway Princess yang menjadi salah satu main boss dalam event “Operation AL/MI” yang pernah dilangsungkan dalam game KanColle).
Melihat itu, semuanya mulai tampak menyerah terhadap “kekuatan” yang dibicarakan Yamato tersebut. Tapi ceramah Fubuki (yang saya tidak tertarik membeberkannya di sini karena tidak terlalu penting pula) berhasil menyulut semangat mereka kembali.
Perkataan Fubuki didukung oleh…Nagato! Dia turun tangan langsung dalam pertempuran ini.
Sebelum lanjut, saya tunjukkan bagaimana Diomedea dengan bangganya membocorkan siapa yang akan muncul belakangan di episode ini.
Oke, pertempuran kembali dimulai dan…loh kok ada Sendai dan adik-adiknya? Ternyata mereka datang untuk ikut bertempur bersama Nagato.
Mutsu juga rupanya ikut ambil bagian.
Ternyata armada yang tadinya dikirim ke markas AL juga datang ke MI. Rupanya isi rencana yang mereka buka di sana adalah: mereka harus berpura-pura mengikuti rencana awal mereka dan lalu segera berkumpul di MI.
Mereka berhasil mendapatkan air superiority terhadap markas MI. Semua ship girls (kecuali para aircraft carrier) melontarkan semua firepower mereka terhadap markas MI.
Tapi anehnya markas MI terus kembali beregenerasi. Fubuki lalu berpendapat bahwa itu mungkin karena aircraft carrier lawan masih ada. Mengingat perintah yang diberikan admiral sebenarnya adalah “hancurkan aircraft carrier lawan lalu hancurkan markas MI”, maka dengan menghabisi aircraft carrier lawan sepenuhnya maka mereka pasti bisa menghancurkan markas MI.
Nagato akhirnya memerintahkan Fubuki bersama Yuudachi, Mogami, Sendai, Jintsuu, dan Naka untuk menenggelamkan aircraft carrier lawan, dan mereka berhasil.
Mereka kembali memborbardir markas MI tapi ternyata dia masih terus beregenerasi. Panah-ohok-pesawat-pesawat para aircraft carrier sudah mulai habis dan mereka sudah mulai putus harapan lagi.
Tapi tampaknya perjuangan mereka belum boleh diakhiri sampai di sini. Mereka disambut dengan kedatangan armored aircraft carrier baru, Taihou.
Kedatangannya diikuti kabar kembalinya admiral ke markas.
Taihou membawa perintah dari admiral untuk menghancurkan aircraft carrier lawan. Itu satu-satunya cara mereka bisa memenangkan pertempuran tersebut.
Tapi bukannya mereka sudah menghancurkannya? Dua kali lagi. Ternyata masih ada satu lagi!
Sementara beberapa ship girls mulai bertanya-tanya ada berapa aircraft carrier yang dimiliki lawan, Fubuki yakin bahwa aircraft carrier yang baru datang tersebut adalah yang terakhir. Dia seperti punya perasaan bahwa memang ada tiga abyssal aircraft carrier di MI (dan ini benar. Pihak Amerika memiliki tiga aircraft carrier dalam Battle of Midway, yaitu USS Enterprise, USS Hornet, dan USS Yorktown. Di antara ketiganya, hanya USS Yorktown yang berhasil ditenggelamkan pihak Jepang).
Fubuki dan Kongou akhirnya segera berusaha menenggelamkan abyssal aircraft carrier terakhir tersebut. Kongou berhasil menghancurkan semua abyssal destroyer yang mengawal abyssal aircraft carrier tersebut dengan satu tembakan dari semua meriamnya, dan Fubuki akhirnya menenggelamkan aircraft carrier tersebut dengan torpedonya.
Nagato dan yang lainnya langsung segera memborbardir markas MI setelah mereka mendengar kabar teggelamnya aircraft carrier lawan tersebut.
Markas MI tidak beregenerasi lagi! Akhirnya! Dan tembakan penghabisan terhadap markas MI akhirnya dilakukan oleh Nagato dan Mutsu.
Fubuki seperti mendengar suara aneh dari dasar laut, tapi dia tidak menghiraukannya karena rasa senang para ship girls lainnya setelah kemenangan tersebut.
Dan akhirnya mereka kembali ke markas. Tapi, sepertinya ada sesuatu yang mereka tanpa sadar telah tinggalkan (jujur saya juga tidak terlalu paham maksudnya bagian ini kecuali fakta bahwa jepit rambut tersebut milik Kisaragi).
Tentunya episode ini tidak akan lengkap kalau tidak diakhiri dengan pertemuan kembali Fubuki dengan admiral…
…dan pengumuman season 2. Oke, ini menarik untuk ditunggu.
BONUS:
[youtube id=”ekGJ1vWli1Q” width=”600″ height=”340″ position=”center”]