Serial Anime

Review Anime ‘Isekai Maou to Shoukan Shoujo no Dorei Majutsu Omega’

Published

on

Gwigwi.com – Diablo, sang raja iblis kembali pada musim kedua Isekai Maou to Shoukan Shoujo no Dorei Majutsu. Pada anime ini, dikisahkan Diablo yang merupakan reinkarnasi dari dunia manusia sudah sangat terbiasa menjadi raja iblis di dunia lain. Maka dari itu, saat dia menemukan dirinya dipangil oleh pendeta hal itu nampak lucu. Raja iblis satu ini sudah terlalu siap untuk petualangan baru di musim kedua.

Untuk mengetahui seperti apa kisah Diablo pada musim kedua Isekai Maou, kita simak ulasannya di bawah ini.

Berpetualang sebagai raja iblis kembali

Bisa dikatakan, cerita di anime ini bukanlah hal yang baru meskipun dikerjakan oleh studio yang berbeda. Sama dengan musim pertama, Isekai Maou Omega akan menghadirkan aksi sihir, komedi, dan beragam jenis ecchi yang sangat banyak.

Di dalam banyak hal, format tersebut cukup menyegarkan karena banyak anime harem mencoba formula baru pada musim kedua (contohnya Date A Live dan Nisekoi) dengan menambah romansa maupun drama. Akan tetapi, untuk bagian Omega ini justru lebih banyak ecchi, oppai, dan banyak sekali elemen yang sama pada musim lalu.

Wajah dan tawa masih sama

Musim baru Isekai Maou Omega ini berhasil menyeimbangkan konten lama dengan baru. Dibandingkan mengubah dinamikan grup dengan menambah pendeta baru, Omega justru mengandalkan hubungan Rem dan Shera dengan sang tokoh utama. kedua wanita tersebut telah jatuh cinta dengan Diablo sejak lama. Apalagi pada musim pertama sudah terlihat momen ecchi yang dihadirkan.

Trik lama tersebut memang membuat penonton jenuh. Namun dengan penambahan karakter baru cukup menambah juga elemen harem tanpa adanya paksaan.

Petualangan terlalu generik

Satu hal yang membuat Isekai Maou Omega terlihat kurang bukanlah jumlah episode atau ecchi yang berulang, tetapi justru bagian petualangannya yang sangat generik. Musuh utama Diablo pada Omega ini adalah Vishos. Dia akhirnya adalah karakter yang pernah dilihat pada jenis isekai lainnya.

Vishos memiliki kekuatan seperti dewa dan menjadi ancaman terakhir bagi Diablo. Namun, tetap saja Diablo yang sangat kuat dengan mudahnya menjatuhkan Vishos layaknya menara kartu. Sangat disayangkan, isekai Maou Omega memberikan petualangan baru yang membosankan dan tidak memberikann sensasi sama pada musim lalu.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Isekai Maou Omega tidaklah semenarik pada musim pertama. Bahkan beberapa penonton pun mempertanyakan tujuan dibuatnya musim kedua ini. Akan tetapi, jika kamu memang suka dengan isekai dan ingin menikmati momen echhi di dalamnya, Isekai Maou Omega bisa kamu tonton.

[insert page='isekai-maou-to-shoukan-shoujo-no-dorei-majutsu-%cf%89′ display='related-template.php']

Trending

Exit mobile version