News
POPCON ASIA 2016: Robot Penolong Berhati Budiman hadir di POPCON ASIA 2016
GwiGwi.com – Budi pekerti merupakan fondasi bagi generasi muda Indonesia dari sejak lama. Namun saat ini budi pekerti ternyata tidak lagi masuk dalam kurikulum pelajaran, ada beberapa sekolah yang meniadakan pelajaran budi pekerti meskipun saat ini ada beberapa sekolah yang menjadikan budi pekerti adalah pelajaran tambahan. Kita bisa lihat dibeberapa pemberitaan saat ini banyak anak dibawah umur yang berurusan dengan hukum atau melakukan hal-hal yang melanggar norma-norma.
Dengan latar belakang hal tersebut Ardhira Anugrah Putra dan Aditya Prabaswara membuat film pendek animasi Budiman. “Budiman awalnya adalah sebuah proyek iseng dimana kita merasa kita butuh animasi asli Indonesia yang berbeda, yang mengajarkan pelajaran hati dan sifat pantang menyerah untuk anak-anak Indonesia,” ungkap Ardhira.
“Jika kita lihat animasi Budiman, maka akan terdapat banyak pelajaran-pelajaran hidup yang perlu di ketahui anak-anak saat ini. Budiman bukan robot pahlawan yang kuat yang akan selalu menang. Budiman akan selalu memiliki cara untuk mengalahkan musuhnya bukan dengan kekerasan, bahkan musuh Budiman berakhir akan bermain bersama Budiman dan teman-temannya. Melihat animo yang baik dari penikmat animasi, Budiman akan dilanjutkan ketahap yang serius,” ungkap Adit.
Budiman The Rescue Robot tergabung dengan KRATOON Channel dengan beberapa IP kenamaan lainnya. IP kenamaan lainnya seperti Hebring, Juki, , Pipoya, dan Qdjy. KRATOON Channel adalah wadah para animator-animator Indonesia berkarya yang dipopulerkan melalui Youtube. Secara perlahan Budiman akan diperkenalkan kepada beberapa sekolah- sekolah alam di daerah Jogja dan Bali terlebih dahulu. Kedepannya diharapkan semua anak Indonesia bisa turut andil berkarya untuk animasi Budiman.
“Budiman adalah animasi yang berbeda dan yang paling menyenangkannya lagi kedepannya siapapun bisa membuat cerita untuk budiman, walaupun tetap kita akan kurasi terlebih dahulu. Saat ini indutstri teknologi sangat berkembang pesat, saya percaya dalam 2 sampai 3 tahun kedepan ini yang akan terjadi dengan Industri Kreatif Indonesia, tentunya melihat juga dari keseriusan pemerintah dengan hadirnya BEKRAF,” tambah Diandra Kusuma Wardhani selaku Produser.