Japan
Polisi Kyoto tangkap pria atas tuduhan menjual imitasi kartu Yu-Gi-Oh! langka
GwiGwi.com – Polisi Kyoto berhasil memecahkan kasus penipuan yang berbuntut panjang, Pria 29 tahun, Shunki Iwasaki, ditangkap atas berbagai tuduhan.
Penahanan ini atas tuduhan penjualan barang palsu yang dilakukan Iwasaki 8 bulan lalu. Dirinya menjual barang-barang langka yang dipalsukan seperti karya seni, lembaran uang kuno, dan hal lainnya seperti kartu Yu-Gi-Oh!
Pada bulan Februari, Iwasaki menjual sebuah kartu Yu-Gi-Oh! langka di situs lelang nomor satu di Jepang. Dirinya menjual sebuah kartu Lorelei, the Symphonic Arsenal. Lorelei ini tidak pernah dijual secara komesial dalam sejarah penjualan kartu Yu-Gi-Oh! dan hanya diberikan kepada pemenang turnamen dunia Yu-Gi-Oh! pada tahun 2008, dan polisi mengatakan hanya ada 6 kartu asli di seluruh dunia.
遊戯王■音響兵器ローレライ■Lorelei, the Symphonic Arsenal世界大会準優勝カード世界6枚■未開封クリスタル入り英語版WCS2008ドイツ大会
特殊クリスタル入り https://t.co/vAJX77LgSk pic.twitter.com/UzParUDuk5
— ボンコツ (@humina20) April 10, 2018
Seorang wanita berumur 20an tahun membeli kartu Iwasaki dengan mahar 400,000 yen. Namun setelah menerima kartu tersebut, wanita tersebut menyadari bahwa ilustrasi pada latar belakang harusnya memiliki warna dari yang diterimanya. Kemudian, dirinya melapor polisi yang akhirnya berhasil membekuk Iwasaki.
Walau Iwasaki mengakui bahwa kartu tersebut palsu, dirinya mengatakan kalau bukan dia yang membuat kartu imitasi tersebut. Oleh karena itu, polisi Kyoto mencari siapa yang memberikan kartu ke Iwasaki tersebut.
Selain tuduhan penipuan ini, Iwasaki terancam tuntutan oleh Konami, perusahaan pembuat kartu ini. Belum jelas apakah polisi akan memproses tuduhan sang wanita dikarenakan menurut polisi terjadi proses transaksi yang mana sang wanita beranggapan barang tersebut Asli. Dan tidak pasti apakah proses hukum ini akan mengembalikan uang yang telah ditipunya.
Buat kamu yang mengaku kolektor barang langka harus lebih bijak dan berhati-hati.